11 Oktober 2018
Bunghatta.ac.id. Asosiasi Pendidikan Tinggi Teknik Kimia Indonesia (APTEKIM) Indonesia menyelengarakan 3 kegiatan sekaligus di Hotel Kyriad Bumiminang, Padang, selama 3 hari mulai Kamis (4/10) hingga Sabtu (6/10). Kegiatan tersebut terdiri atas Musyawarah Nasional (MUNAS) APTEKIM, Seminar Nasional Teknik Kimia Indonesia (SNTKI) dan 1st International Symposium of Indonesian Chemical Engineering (ISIChem) 2018. Ketiga acara ini diorganisasi oleh Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dan Universitas Bung Hatta (UBH Padang).

Ketua APTEKIM, Juwari Poerwo Sutikno mengatakan tema yang diangkat tahun ini, yaitu "Peran Pendidikan Tinggi Teknik Kimia dalam Implementasi Roadmap Industri Kimia yang Kompetitif Berbasis Sumberdaya Alam Lokal Menuju Industri yang Berdaulat" Acara seminar ditujukan bagi para akademisi, peneliti, mahasiswa, dan praktisi industri.

Rektor Universitas Bung Hatta, Prof. Dr. Azwar Ananda, M.A., mengatakan di acara simposium internasional ini dipresentasikan sejumlah penelitian dibidang teknik kimia. Pesertanya mencapai 400 orang dari berbagai negara, seperti Jepang, Malaysia, Taiwan, Thailand dan Indonesia.

’’Gifu University ini menjadi rujukan bagi dunia untuk penelitian dibidang teknik kimia. Karena kerja sama antara UBH dengan Gifu University ini sudah terjalin erat, maka diputuskan UBH menjadi salah satu perguruan tinggi yang mengorganisir acara tersebut,’’ ujar Prof. Azwar Ananda usai acara pembukaan kamis (4/10).

Hasil-hasil penelitian dari simposium ini, kata Azwar Ananda akan dipublikasikan di jurnal internasional yang terindeks scopus.

Di sisi lain, bagi UBH, dengan menyelenggarakan acara tersebut, akan membuat UBH semakin dikenal tidak hanya di dalam negeri maupun luar negeri.

’’Jurusan Teknik Kimia UBH juga semakin terkenal dan berkualitas. Bagi dosen UBH, menjadi ajang untuk mempublikasikan penelitiannnya, menambah wawasan dan membangun jaringan dengan para peneliti lain dari berbagai negara,’’katanya.

Dilihat 525 ,Kali

Navigasi

Pilih Bahasa

Sosial Media