20 Nopember 2018
Bunghatta.ac.id. Sabtu (17/11), Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Bung Hatta menyelenggarakan program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Bimbingan Penulisan Karya Ilmiah Kelompok Kerja Guru Gugus 1 Kecamatan Tilatang Kamang. Acara yang dilaksanakan dengan swadana dari para dosen prodi ini dikemas untuk meningkatkan pemahaman para guru dalam menyusun proposal dan merancang luaran penelitian terkait dengan penelitian tindakan kelas dan pengembangan. Berbagai isu menarik dibicarakan untuk kemudian didiskusikan. Ketua Gugus 1 Kecamatan Tilatang Kamang, Yefni Azita, S. Pd. bersama para guru dan kepala sekolah menyambut baik kedatangan tim ke lokasi kegiatan.

Tim yang dibentuk dalam PKM ini terdiri atas ketua prodi dan para dosen PINDO. Tugas tim dibagi baik yang bertugas di dalam kota maupun di luar kota. Di antara tim yang dibentuk, antara lain Dr. Hasnul Fikri, M. Pd., Dr. Marsis, M. Pd., Dr. Yetty Morelent, M. Hum., Dr. Ineng Naini, M. Pd., Dra. Gusnetti, M. Pd., Dra. Syofiani, M. Pd., Dra. Dainur Putri, M. Pd., Romi Isnanda, M. Pd., dan Rio Rinaldi, M. Pd.

Ketua Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Dr. Hasnul Fikri, M. Pd., mengatakan bahwa saat ini gejala di dunia pendidikan perlu diidentifikasi kembali. Sebab, setiap masa, lain pula persoalan dan kebutuhannya. Senada dengan itu, Dra. Syofiani, M. Pd., dosen Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia yang pada kesempatan itu menyampaikan materi mengenai penelitian tindakan kelas mengatakan bahwa guru perlu mencari solusi dari persoalan yang sekiranya akan berpotensi statis atau mengalami kebuntuan.

Melalui tahapan-tahapan yang dilakukan dalam penulisan karya ilmiah, Kelompok Kerja Guru Gugus 1 Kecamatan Tilatang Kamang menjadi termotivasi untuk menulis proposal yang selanjutnya akan diteruskan menjadi penelitian. Sebagai tindak lanjut dari kegiatan itu, diharapakan akan muncul proposal-proposal atau artikel yang dapat dikirimkan kepada tim untuk kemudian di-review. Dari hasil penelitian itu, publikasi menjadi penting guna penyebarluasan pengetahuan dan gejala yang ditemukan.

"Guru perlu menulis artikel guna penyebarluasan hasil penelitiannya, di samping untuk kebutuhan fungsional,"ujar Dr. Marsis, M. Pd., saat menyampaikan materi mengenai menulis artikel ilmiah di hadapan para guru dan kepala sekolah yang hadir pada kesempatan itu. (Rio)

Dilihat 1994 ,Kali

Navigasi

Pilih Bahasa

Sosial Media