3 Januari 2019
Bunghatta.ac.id. Salah satu komuditi Nagari Balai Baiak Malai III Koto Kecamatan IV Koto Aur Malintang Kabupaten Padang Pariaman adalah kelapa yang jumlahnya cukup fantastis. Data menujukkan bahwa sebanyak 35,6 ribu ton produksi kelapa pada 2017 di Kabupaten Padang Pariaman. Daerah yang paling banyak menghasilkan kelapa, yaitu Kecamatan Sungai Geringging dengan produksi 6,4 ribu ton per tahun. Sementara itu, Kecamatan IV Koto Aur Malintang sebanyak 3,4 ribu ton per tahun. Itu sebabnya, kehadiran Pusyantek Bung Hatta memberi pelatihan pembuatan VCO (Virgin Cocconut Oil) sangat ditunggu warga karena diharapkan dapat meningkatkan perekenomian warga dengan memproduksi VCO, demikian diungkapkan oleh Abu Zanar selaku Nagari Balai Baiak Malai III Koto.

Dr. Hidayat, S.T., M.T, IPM selaku Dekan FTI UBH mengungkapkan bahwa bagi perguruan tinggi, seperti Universitas Bung Hatta, kegiatan ini merupakan bentuk sumbangsih kami sebagai anak bangsa untuk ikut andil dalam memajukan nagari, sekaligus menjalankan program FTI goes to nagari.

Sebagai narasumber adalah Dr. Firdaus, S.T., M.T dan Dra. Erti Putri, M.Si yang merupakan dosen Teknik Kimia Fakultas Teknologi Universitas Bung Hatta sudah berkecimpung meneliti di bidang pengolahan pangan, salah satunya pengolahan kelapa. Ikut juga dalam kegiatan tersebut, Akhpri Wahid Suci Ilahi mahasiswa Teknik Kimia FTI UBH angkatan 2015 membantu pelaksanaan pelatihan.

Peserta yang didominasi oleh ibu-ibu sangat antusias mengikuti pelatihan karena metode pelatihannya langsung praktik membuat VCO. Lukman selaku Sekretaris Nagari Balai Baiak Malai III yang ikut mendampingi kegiatan dari awal sampai akhir, sangat apresiasi kepada peserta dan berjanji akan mengadakan kegiatan pelatihan yang lain bersama Pusyantek Bung Hatta.

Dilihat 821 ,Kali

Navigasi

Pilih Bahasa

Sosial Media