13 Maret 2019
Bunghatta.ac.id. Selasa (12/3), Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK), Universitas Bung Hatta menggelar Seminar Nasional dengan menghadirkan Prof. Dr. Rokhmin Dahuri, M.S., dengan tema " Optimalisasi Peran Perguruan Tinggi dalam Pembangunan Kelautan dan Perikanan Berbasis Industri 4.0 Menuju Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia". Kegiatan ini diselenggarakan di Balairung Caraka, Gedung B Kampus I Universitas Bung Hatta. Seminar ini dimoderatori oleh Ir, Arlius, M.S., Ph.D., dosen FPIK Universitas Bung Hatta.

Turut hadir anggota Badan Pembina YPBH, Prof. Ganefri, Ph.D., Wakil Ketua Badan Pengurus YPBH, Prof. Dr. Nizwardi Djalinus, M. Pd., para dekan selingkungan Universitas Bung Hatta, serta para dosen yang antusias mengukuti kegiatan tersebut. Pada pihak eksternal, kegiatan ini juga dihadiri oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Prov. Sumatra Barat, kepala sekolah dan para siswa yang berasal dari SMK kelautan di Prov. Sumatra Barat.

Di hadapan para tamu undangan, terutama pada siswa, Prof. Ganefri, Ph.D., menyampaikan bahwa Universitas Bung Hatta merupakan satu-satunya kampus yang memiliki Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan. Yang lebih hebatnya lagi, program studi yang terdapat di FPIK Universitas Bung Hatta telah terakreditasi A.

Senada dengan hal itu, Rektor Universitas Bung Hatta, Prof. Dr. Azwar Ananda, M.A., mengatakan bahwa FPIK Universitas Bung Hatta dirancang sejak dahulunya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan pendidikan terkait dengan ilmu kelautan dan perikanan. Apalagi, saat ini, kedua program studi itu, Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan (PSP) dan Budidaya Perairan (BDP) telah berhasil memperoleh akreditasi A. Maka, pantas dan patutlah kedua program studi tersebut menjadi pilihan bagi masyarakat yang akan melanjutkan pendidikannya ke jenjang perguruan tinggi.

Dalam paparan materinya, narasumber Prof. Dr. Rokhmin Dahuri, M.S., menyampaikan bahwa kegiatan ekonomi yang berlangsung di wilayah pesisir dan lautan; kegiatan ekonomi di daratan (lahan atas) menggunakan SDA dan jasa-jasa lingkungan kelautan untuk menghasilkan barang dan jasa (goods and services) yang dibutuhkan umat manusia. Terdapat 11 sektor ekonomi keluatan yang dapat didayagunakan, seperti perikanan tangkap, perikanan budidaya, industri pengolahan hasil perikanan, industri bioteknologi, pertambangan dan energi, pariwisata bahari, perhubungan laut, industri dan jasa maritim, sumberdaya wilayah pulau kecil, hutan mangrove, dan non-conventional resources.

"Dengan melihat potensi yang sangat banyak untuk dikembangkan, FPIK Universitas Bung Hatta optimis terus meningkatkan kerja sama untuk kualitas pendidikan yang dibutuhkan bagi para lulusan dengan menyinergikannya melalui revolusi industri 4.0. Maka, teknologi dan inovasi adalah basis yang paling kuat untuk mendukung optimalisasi peran perguruan tinggi dalam pembangunan kelautan dan perikanan berbasis revolusi industri 4.0,"ujar Ir. Mas Eriza, MP., Dekan FPIK Universitas Bung Hatta.

Kegiatan ditutup dengan meriah setelah dilakukan tanya jawab antara narasumber dengan para undangan, pemberian cenderamata oleh rektor dan buku kenang-kenangan dari narasumber, lalu dilanjutkan dengan foto bersama.(Rio)

Dilihat 1322 ,Kali

Navigasi

Pilih Bahasa

Sosial Media