25 April 2019
Bunghatta.ac.id. Tim Dosen FKIP yang diketuai Romi Isnanda dengan anggota Hidayati Azkiya dan Syofiani melaksanakan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) berjudul Pemberdayaan Sanggar Budaya Lokal di Kanagarian Kamang Mudiak Kabupaten Agam (21/4).

Kegiatan PKM mendapat sambutan antusias dari tokoh masyarakat dan peserta. Tim PKM dan Ketua LPPM disambut dengan arakan dan tarian pasambahan. Sejumlah 33 peserta mengikuti kegiatan PKM yang berasal dari 3 sanggar, yaitu Sanggar Silek (SS) Tuanku Nan Renceh, SS Silek Harimau Putih, dan Sanggar Seni Dayang Jalito.

Pada acara pembukaan, Abdullah Munzir Ketua LPPM menyampaikan bahwa kearifan dan budaya lokal seharusnya tidak tergerus oleh derasnya arus globalisasi. Sebaliknya, perlu dibina dan dikembangkan eksistensinya sejalan dengan modernisasi. Jepang dan Jerman adalah contoh konkrit. Tradisi-tradisi lokal yang tercermin dalam kegiatan dan atribut budaya mereka dapat dinikmati masyarakat dunia. Ini berdampak pada income generation bagi ekonomi masyarakat dan daerah melalui pariwisata.

Ketua LPPM juga memaparkan kemajuan Universitas Bung Hatta yang menempati ranking 90 dari lebih 4.000-an Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Indonesia. Untuk tahun ajaran baru 2019/2020 ini, Universitas Bung Hatta siap menampung lebih dari 2000 mahasiswa baru.

Menurut Munzir, kegiatan PKM yang dikelola dengan baik bermanfaat bagi daerah dan akan meningkatkan kepercayaan masyarakat luas untuk mengirim keluarga mereka kuliah di Bung Hatta. (Rio)

Dilihat 1731 ,Kali

Navigasi

Pilih Bahasa

Sosial Media