24 Juni 2019
Bunghatta.ac.id. Sosialisasi tentang pentingnya menyelamatkan penyu dan habitatnya bagi para tamu atau pengunjung kawasan konservasi penyu berbasis masyarakat Laskar Turtle Camp, Ampiang Parak, sekaligus survei lapangan rencana penelitian mahasiswa (S1) Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan terkait aspek ekologi dan sosial ekonomi keberadaan kawasan konservasi penyu Ampiang Parak, berbasis masyarakat lokal dilaksanakan berkat kerja sama Universitas Bung Hatta dengan beberapa pihak terkait.

Selain level sarjana, survei lokasi dilaksanakan untuk penelitian mahasiswa (S2) Pascasarjana Program Studi Sumberdaya Perairan Pesisir Kelautan (SP2K) Universitas Bung Hatta tentang "Potensi Pengembangan Konservasi Penyu di Pantai Pesisir". Kegiatan ini difasilitasi oleh BKSDA-KLHK Sumbar, Komunitas LTC (Haridman dkk), Pemerintahan Nagari (Induk) Amping Parak, Kabupaten Pesisir Selatan dan Tim FPIK & Pascasarjana UBH, Padang.

"Semoga kegiatan sosialiasai ini mencapai sasaran dan kegiatan penelitian mahasiswa dapat berjalan lancar,"kata Dr. Harfiandri Damanhuri, S. Pi., M. Sc., ketua tim dari Universitas Bung Hatta. (HD/RR)

Dilihat 883 ,Kali

Navigasi

Pilih Bahasa

Sosial Media