9 Agustus 2019
Bunghatta.ac.id. Dalam rangka meningkatkan kerja sama dengan perguruan tinggi, terutama Universitas Bung Hatta, Japan Association of Career Course and Employment Support (JACCES) kembali mempresentasikan rencana kerja sama bagi mahasiswa Universitas Bung Hatta, di Ruang Sidang Rektor (25/7).

"Kami mendukung keputusan karier mahasiswa dengan visa pelajar, visa intership, visa tokutei, dan visa bisnis,"kata delegasi JACCES, Kazumasa Nakamura di hadapan Kepala Bidang Kerja Sama, Temmy Thamrin, Ph.D; Dr. Edwina Zainal, M.Eng., Eduardus (Dosen Sastra Jepang UBH).

Untuk program intership, para peserta akan belajar bahasa Jepang. Orientasi kariernya, para peserta dapat ditempatkan di business management hotel, teknik sipil, dan arsitektur.

Dari visa intership, para calon peserta akan mendapatkan uang saku dari perusahaan yang juga digunakan untuk biaya hidup selama di Jepang, seperti pajak penghasilan, apartemen, biaya awal, simpanan bank, asuransi, biaya transportasi, dan makan.

JACCES telah bekerja sama dengan beberapa perguruan tinggi di Indonesia sehingga dengan izin perguruan tingginya, mahasiswa dapat mengikuti program intership selama 1 tahun di Jepang.

Mahasiswa yang akan mengambil visa intership perlu belajar bahasa Jepang minimal level N5. Sementara itu, untuk intership hotel, diperlukan kemampuan bahasa Jepang N4 atau lebih. (**Rio/Humas)

Dilihat 183 ,Kali

Navigasi

Pilih Bahasa

Sosial Media