Dosen Universitas Bung Hatta Rancang Aplikasi Padang Wisata
18 Oktober 2020
Bunghatta.ac.id. Tim Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Bung Hatta merancang aplikasi panduan pariwisata di Kota Padang.

Aplikasi yang dirancang tersebut merupakan bagian dari penelitian judul "Strategi Wisata Pantai Air Manis dan Pengenalan Aplikasi Wisata" itu diberi nama "Padang Wisata". Aplikasi berbasis android itu nantinya dapat diunduh gratis di playstore.

Hal itu disampaikan Reni Yuliviona dan tim dalam acara Fokus Group Diskusi (FGD) yang digelar Rabu, (16/9 -2020). FGD yang digelar secara daring tersebut dibuka oleh Wakil Walikota Padang, Hendri Septa, sekaligus menyampaikan rencana pengembangan pariwisata Kota Padang ke depanya.

Kadis Pariwisata Kota Padang, Arfian, hadir sebagai salah satu narasumber. Narasumber lain yang berkesempatan hadir, antara lain Dr. Sari Lenggogeni, Pakar Pariwisata dari Unand, Dekan Fakultas Pariwisata dan Perhotelan UNP, Dr. Ernawati.

Reni menyebutkan bahwa rancangan aplikasi tersebut merupakan bagian dari penelitian yang pendanaannya dari Kemenristek Dikti, kelompok penelitian terapan tahun ke-2 dengan objek Pantai Air Manis dengan judul "Model Pengembangan Wisata Bahari Ranah Minang dengan Sistem Integrasi Terpadu".

Untuk memperkaya konten, tim peneliti juga menghadirkan Ketua Gabungan Pariwisata Indonesia (GIPI) Sumbar, Joni Mardianto, Dr. Sefnedi, Ahli Pemasaran; Dr. Al Busra, dosen Arsitektur Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Bung Hatta, Dr. Evi Susanti Tasri, Ekonom Fakultas Ekonomi Universitas Bung Hata.

Kemudian, untuk sektor wisata bahari, khususnya wisata bawah air, hadir juga Ria Armen, S. Pd., M. Pd., Dosen Penjaskesrek Universitas Bung Hatta, dan Indrawadi, S. Pi., Senior Diving Proklamator Universitas Bung Hatta sebagai pegiat wisata selam.

Sementara itu, Arisal Yanuarafi, S. Kom, tim ahli yang membuat aplikasi tersebut menjelaskan bahwa aplikasi "Padang Wisata" dirancang untuk dapat digunakan pada perangkat Smartphone Android.

Aplikasi tersebut nantinya akan menampilkan informasi terkait wisata bahari yang ada di Kota Padang, di dalamnya juga disediakan informasi spot foto yang menarik dan sayang untuk dilewatkan jika berkunjung ke daerah wisata bahari Kota Padang.

"Melalui aplikasi ini, pengunjung dapat mengirimkan foto yang berasal dari akun Instagram-nya. Pengunjung juga dapat mengirimkan video berasal dari akun/channel YouTube-nya. Foto dan video yang dikirim harus melalui moderasi oleh admin sebelum dipublikasikan di aplikasi Padang Wisata,"jelas Nal, begitu panggilan akrab Arisal Yanuarafi.

Ditambahkan Nal, baik foto maupun video yang ditampilkan di aplikasi berbentuk Embedded media, foto dan video tersebut tetap ditampilkan dari aplikasi penyedianya, yaitu Instagram dan YouTube sehingga tetap dapat memberikan kontribusi kepada pemilik foto atau video.

Di akhir FGD, Wawako Kota Padang, Hendri Septa, melalui Kadis Pariwisata Kota Padang, Arfian, mengatakan bahwa di dalam aplikasi tersebut nantinya ia berharap juga terdapat konten yang berhubungan dengan pariwisata Sumatera Barat secara umum dan Kota Padang khususnya, seperti obyek wisata, kuliner, peta wisata, dan tempat penginapan. Didalam aplikasi tersebut juga bisa dijelaskan secara lengkap dan dilakukan update secara berkala.

"Melalui Padang Wisata, wisatawan kita bisa langsung mengakses tempat wisata di Kota Padang, ingin mengakses tempat penginapan seperti hotel, dan lain sebagainya, dan Pak Wawako juga berharap kepada tim peneliti Universitas Bung Hatta agar memberikan informasi hasil dari kegiatan FGD ini,"tutup Arfian. (**Rio/Humas)

Dilihat 237 ,Kali

Navigasi

Pilih Bahasa

Sosial Media