Fakultas
8 Mahasiswa Baru FKIP Universitas Bung Hatta Raih Beasiswa Pendidikan Indonesia
Sebanyak delapan mahasiswa baru Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Bung Hatta tahun akademik 2026-2027 memperoleh Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) sejak awal memasuki bangku kuliah.
Mahasiswa ini terdiri atas tujuh mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) yaitu ahra Oktaviona, Ikhsan Wahyudi, Fadya Natasya, Nadira Maifitri, Whilda Yulianto, Aura Afrilia Putri, dan Airin Rahmi Andriani dan satu mahasiswa Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi (PJKR) yaitu Rafif Adzka dari Program Studi PJKR.
Beasiswa Pendidikan Indonesia untuk Guru dan Calon Guru merupakan program pemerintah yang ditujukan untuk mendukung guru dan calon guru di Indonesia agar dapat melanjutkan pendidikan formal ke jenjang pendidikan tinggi. Program ini diarahkan untuk meningkatkan kualifikasi guru sekaligus mendukung pemenuhan kebutuhan guru melalui pemberian beasiswa bagi calon guru.
Rektor Universitas Bung Hatta, Prof. Dr. Diana Kartika, menyampaikan apresiasi atas keberhasilan delapan mahasiswa baru tersebut memperoleh Beasiswa Pendidikan Indonesia. Beasiswa yang diperoleh sejak awal masa perkuliahan menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk fokus mengembangkan kemampuan akademik dan kompetensi sebagai calon pendidik.
“Selamat kepada delapan mahasiswa baru Universitas Bung Hatta yang berhasil memperoleh Beasiswa Pendidikan Indonesia. Kesempatan ini harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk membangun prestasi akademik, mengembangkan kompetensi, dan mempersiapkan diri menjadi calon pendidik yang profesional,” ujar Prof. Dr. Diana Kartika.
Sementara itu, Dekan FKIP Universitas Bung Hatta Dr. Ali Mardius, S.Pd., M.Pd mendorong para penerima beasiswa untuk menjaga semangat belajar selama menjalani pendidikan di Universitas Bung Hatta. Menurutnya, status sebagai penerima beasiswa sekaligus mahasiswa baru membawa tanggung jawab untuk mempertahankan prestasi dan menyelesaikan pendidikan dengan baik.
"Keberhasilan delapan mahasiswa tersebut juga menunjukkan adanya peluang bagi lulusan sekolah menengah untuk melanjutkan pendidikan tinggi dengan dukungan pembiayaan melalui program beasiswa. Bagi mahasiswa bidang kependidikan, kesempatan ini sekaligus menjadi bagian dari proses menyiapkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi untuk berkontribusi dalam dunia pendidikan," ungkapnya.
Pendanaan Beasiswa Pendidikan Indonesia bersumber dari Dana Abadi Pendidikan yang dikelola oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Melalui dukungan tersebut, penerima beasiswa memperoleh kesempatan untuk menjalani pendidikan tinggi sesuai dengan ketentuan program yang berlaku.
Program Beasiswa Pendidikan Indonesia untuk Guru dan Calon Guru juga memiliki keterkaitan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Bermutu), SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), dan SDG 10 (Berkurangnya Kesenjangan) melalui perluasan akses terhadap pendidikan dan peningkatan kualitas calon pendidik.