4 Mei 2018
Bunghatta.ac.id. Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Bung Hatta menyelenggarakan Workshop dan Klinik Proposal Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (PKM) yang bertempat di Aula Blairung Caraka Gedung B Kampus Proklamator I Universitas Bung Hatta, Jumat (04/05/2018).

Kegiatan yang diikuti lebih dari 110 peserta ini menghadirkan dua narsumber yaitu Prof. Dr. Novesar Jamarun, M.S akademisi ISI Padang Panjang membahasa mengenai proposal penelitian dan Dr. Yurniwati, SE, M.Si, Ak akademisi Universitas Andalas memaparkan mengenai proposal Pengabdian Kepada Masyarakat.

Ketua LPPM Universitas Bung Hatta Dr. Ir. Abdullah Munzir, M.Si. menyampaikan kegiatan ini menjadi bagian terpenting yang dapat diikuti oleh para dosen peneliti, sebab akan berdampak bagi kenaikan peringkat LPPM dan reputasi kampus dari hasil pelaksanaan tridharma perguruan tinggi di bidang penelitian dan pengabdian pada masyarakat.

“Tiap dosen harus dapat mencermati lagi buku panduan 12 yang terbaru sehingga dapat memberikan hasil yang terbaik untuk penelitan dan pengambian pada masyarakat. Dengan demikan kita mengharapkan semuanya dapat berkolabosi dengan baik, teutama untuk publikasi. Muaranya dari hasil penelitian tentuya publikasi yang akan berkontribusi bagi peningkatan reputasi perguruan tinggi,” ujarnya.

Wakil Rektor I Universitas Bung Hatta Dr. Hendra Suherman, ST, MT, mengatakan dukungan pimpinan perguruan tinggi dalam kegiatan penelitian dan pengabdian pada masyarakat sangat penting karena akan memberikan dampak bagi citra perguruan tinggi, terutama dalam pemeringkatan perguran tinggi nasional oleh Kementerian Teknologi Riset dan Perguruan Tinggi (Kemenristekdikti).

“Sebanyak 30 persen bobot poin penilaian berasal dari kegiatan penelitain dan publikasi yang semuanya ini berasal dari kontibusi dosen. Tahun 2017, Universitas Bung Hatta berada di peringkat 71 dari lebih 4000 perguran tinggi di Indonesia,” sebutnya.

Dari data SINTA (Science and Technology Index) Kemenristekti terakhir berada pada posisi ke-138 di Indonesia. Data ini berdasarkan hasil publikasi yang terindeks Scopus dan Google Scholar. Kemudian Kemenristekti juga memberikan instif hasil publikasi dosen yang publikasinya baik.

“Kegiatan pelatihan ini sangat baik untuk semua dosen untuk memperbaharui informasi dan strategi dalam meraih dana hibah penelitian dan PKM. Mari kita coba tingkatkan dan berbagi pengalaman dengan pemateri,” tambahnya. (**Ubay-Humas UBH)

Dilihat 713 kali

Navigation

Social Media