7 Mei 2018
Bunghatta.ac.id. Himpunan Masyarakat Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Univerisitas Bung Hatta mengadakan Temu Kreativitas Pelajar Mahasiswa (TKPM) Se-Sumbar Riau dan Jambi ke-VII di Pelataran Parkir Gedung 1 Kampus Proklamator II Universitas Bung Hatta pada 05 Mei 2018.

Lhailatul Vicky Ketua Pelaksana mengatakan acara ini merupakan wadah untuk menggali potensi kraativitas pelajar dan mahasiswa, agar kompentisi ini bisa dijadikan sebagai media menggali potensi diri yang dapat bermanfaat sesuai dengan bidangnya masing-masing. Dalam acara TKPM ini mengangkat lima lomba yaitu, Pidato, musikalisasi puisi, film pendek, menulis puisi dan menulis cerpen.

"Dengan TKPM ini bisa terasah dan bisa mengembangkan potensi diri peserta dalam literasi. Untuk panitia, saya sangat bangga sekali atas kerja sama timnya yang solid. Ini merupakan kali pertamanya himpunan melangsungkan kegiatan TKPM di outdoor dan Alhamdulillah acara berjalan dengan lancar sebagaimana dengan semestinya yang kita harapkan," katanya.

Senada dengan Vicky, Wulan Afridona Ketua HMMPS Pindo menyampaikan dalam kata sambutannya ia berharap acara TKPM ke-VII ini bisa mewadahi kreativitas pelajar dan mahasiswa se-Sumbar Riau dan Jambi dan bisa menggali potensi peserta di bidang yang dilombakan, dan peserta bisa menerima keputusan juri dalam penilaian terhadap pemenang nantinya.

"Malamnya akan ditayangkan film pendek peserta untuk ditontonkan kepada tamu undangan dan peserta, tidak hanya itu kami berharap mahasiswa Univeristas Bung Hatta bisa menyaksikan beramai-ramai di sini," harapnya.

Dr. Marsis, M. Pd. Ketua Jurusan Pindo Universitas Bung Hatta mengatakan menata profesi pendidikan dan pendidikan perlu Mengasah keterampilan dan mengukuasai komptensi sebaik-baiknya sehingga dalam proses kerja propesor di lapangan tidak canggung lagi. Dengan pengasahan keterampilan ini pelajar dan mahasiswa bisa terampil agar dengan adanya keterampilan pada diri seseorang maka profesi dari seseorang tersebut bisa terbentuk.

"Mudah-mudahan kegiatan ini menghasilkan pelajar dan mahasiswa betul-betul terampil. Kegiatan ini bukan bermaksud memperlihatkan bakat seseorang saja, tapi untuk membangun kreativitas dan kreativitas itu adalah hasilnya prestasi. Di samping prestasi, profesi akan terbentuk."

Drs. Kairul Harha, M.Sc. Dekan FKIP Universitas Bung Hatta menyampaikan, komponen dasar pendidikan di abad ke-21 dan perlunya moral yang baik dan mempunyai jiwa yang tangguh dalam diri seseorang. Melalui kegiatan pendidikan literasi bisa menjadikannya sebagai aplikasi dari komponen dasar dari abad ke-21 tersebut.

"Calon pekerja dimana pun bekerja adalah orang-orang yang tangguh yang tidak menyerah dan yang hidup di masa depan 5-10 mendatang dengan kreativitas. Orang-orang yang akan berhasil adalah orang yang kreatif, terutama apabila menjadi guru. Dalam acara ini sangat tepat sekali menciptakan kreativitas tersebut." sebutnya. (*Humas UBH/HAye WP)

Dilihat 556 kali

Navigation

Social Media