22 Agustus 2019
Bunghatta.ac.id. "Menuju Indonesia Kompeten", itulah jargon para siswa BLK (Balai Latihan Kerja) yang sengaja dipampang di berbagai sisi ruangan, termasuk baju yang dikenakannya.

Tentu saja, itu tidak sekedar jargon, namun menjadi visi para siswa ketika mengikuti pelatihan di BLK.

Kompeten itu harus memenuhi 3 unsur, yaitu knowladge, skill, dan attitude. Artinya, seseorang dikatakan kompeten apabila ia mengetahui apa yang akan dilakukan, bisa melakukan, dan melakukannya sesuai aturan dan norma yang benar.

Selesai berlatih, para siswa mengikuti Uji Kompetensi (UJK) untuk menentukan apakah siswa tersebut Kompeten (K) atau Belum Kompeten (BK) dalam bidang yang mereka ikuti.

Institusi yang menguji tidak boleh lembaga tempat mereka berlatih seperti BLK atau LPK, tetapi lembaga yang dipercaya dan ditunjuk oleh BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi) yang disebut dengan LSP (Lembaga Sertifikasi Profesi).Termasuk juga asesor yang menguji tidak boleh Instruktur yang melatih siswa tersebut, namun harus Asesor BNSP yang bukan melatih siswa yang bersangkutan.

Terkait dengan hal tersebut, FTI Universitas Bung Hatta sudah bekerja sama dengan BLK Padang semenjak bulan April 2018 yang lalu. Kerja sama dalam pemanfaatan fasilitas labor/ bengkel dan juga pemberdayaan Sumber Daya Manusia (SDM) kedua belah pihak.

Saat ini, ada 3 orang dosen FTI UBH yang juga Asesor BNSP mendapat kepercayaan oleh LSP-P2 BLK Padang mengasesi siswa BLK ataupun LPK yang ada di Provinsi Sumbar, Riau, dan Riau Kepulauan. Mereka adalah Dr. Hidayat, S.T., M.T., IPM, Ir. Cahayahati, M.T., dan Ir. Arnita, M.T.

Pada tanggal 14 dan 15 Agustus 2019 yang lalu, ketiga dosen FTI tersebut ditugaskan mengasesi ke BLK Pekan Baru, Bidang Instalasi Penerangan.

Dekan Fakultas Teknologi Industri, Hidayat, mengucapkan terima kasih kepada Kepala BLK Padang, Syamsi Hari, dan juga Riswanto selaku Direktur LSP-P2 BLK Padang yang sudah memberi kepercayaan kepada dosen-dosen FTI UBH. Demikian juga telah memberi kesempatan kepada mahasiswa FTI UBH menggunakan fasilitas BLK.

Sampai saat ini, Mata Uji Kompetensi (MUK) yang tersedia di LSP-P2 BLK Padang, baru setingkat operator, tukang (Level 2, 3). Dengan dilibatkanya dosen FTI UBH, diharapkan ke depan tersedia MUK untuk setingkat teknisi, perencana, manajer dan sebagainya (level 4, 5 dan seterusnya). (**Rio/Humas)

Dilihat 580 ,Kali

Navigasi

Pilih Bahasa

Sosial Media