Prof. Dr. Diana Kartika, Guru Besar di Bidang Pendidikan Bahasa Jepang
24 Pebruari 2020
Bunghatta.ac.id. Setelah berhasil menelurkan guru besar di bidang teknik mesin, Prof. Dr. Hendra Suherman, M.T., kembali Universitas Bung Hatta berhasil memiliki guru besar yang ke-6, Prof. Dr. Diana Kartika. Ia meraih gelar Professor di bidang Pendidikan Bahasa Jepang. Penyerahan SK Guru Besar itu diserahkan langsung oleh Kepala LLDIKTI wilayah X, Prof. Dr. Herri dan didampingi oleh Sekretaris LLDIKTI wilayah X, Yandri, S.H., M.H., serta disaksikan oleh Pjs. Rektor Universitas Bung Hatta, Prof. Dr. Hendra Suherman, M.T., dan Ketua Badan Pengurus YPBH, H. Masri Hasyar, S.H., di kantor LLDIKTI wilayah X, Senin (24/2/20).

Prof. Diana, yang saat ini juga menjabat sebagai Wakil Rektor III Universitas Bung Hatta, aktif dalam kegiatan di KemenristekDikti, terkhusus dalam bidang kemahasiswaan.

Prof. Diana Kartika, lahir di Palembang, 15 April 1967. Beliau putri bungsu dari 5 bersaudara dari pasangan Alm. Drs. Mansurdin Arma lahir di Padang Panjang, 25 Oktober 1931 dan tutup usia pada tanggal 31 Oktober 2002 dan Almh. Hilma Durin lahir pada tanggal 22 Oktober 1935, tutup usia Agustus 2018.

Prof. Diana Kartika menikah tahun 1989 dengan Ir. Weno Aulia Durin, putra pertama dari pasangan Alm. Drs. Hasan Basri Duri dan Zuraida. Mereka memiliki 2 orang anak, yaitu M. Fadhlan Rifki B. Bus., M.A., dan Raisa Hulia Putri, M. Des.

Prof. Diana Kartika menempuh pendidikan SD, SMP, SMA di Palembang. Kemudian, ia melanjutnya studi S-1 ke Universitas Indonesia. Awal karier Prof. Dr. Diana Kartika dimulai tahun 1992 menjadi Dosen PNS-DPK di Program Studi Sastra Jepang Universitas Bung Hatta.

Pada tahun 1997, Prof. Diana Kartika mengambil keputusan untuk melanjutkan kuliah S-2 dan S-3 pada Jurusan Pendidikan Bahasa di Universitas Negeri Jakarta. Bahkan, ia dapat mengikuti program transfer akademik (tanpa tesis dan wisuda S-2 dan langsung lanjut ke S-3) dan berhak menyandang gelar Doktor tahun 2009.

Pada tahun 2013-2016, ia menduduki jabatan struktural sebagai Ketua Program Studi Sastra Jepang di Fakultas Ilmu Budaya. 2016-2020, ia menduduki jabatan Wakil Rektor Bidang III atau bidang kemahasiswaan, kerja sama, dan alumni. Pada Tahun 2017, Prof. Diana Kartika dipercaya oleh Kepala Kopertis Wilayah X, yang sekarang menjadi LLDikti Wilayah X, menjadi Chief Editor Jurnal Kata (Jurnal Penelitian Ilmu Bahasa, Sastra dan Seni).

Beliau juga aktif menjadi anggota Masyarakat Linguistik Indonesia dari tahun 2003-sekarang; Ketua Asosiasi Studi Jepang Indonesia dari 2011-sekarang; Ketua Forkomawa LLDikti Wilayah X tahun 2019-2022.

Prof. Diana Kartika menerima SK Fungsional Lektor Kepala pada tahun 2014 dan SK Kepangkatan Pembina (IVa) tahun 2016. Awal Tahun 2017, Prof. Diana Kartika mulai memikirkan bagaimana caranya mendapatkan gelar Profesor, yang esensinya merupakan jabatan akademik tertinggi dari seorang dosen. Sebab, beliau berpikir di saat jabatan Wakil Rektor III di Universitas Bung Hatta berakhir tahun 2020, beliau harus mendapatkan gelar Profesor.

Dari tahun 2017 tersebut, beliau mempersiapkan diri untuk mengikuti konferensi nasional dan international. Prof. Diana Kartika mulai rajin menulis artikel ilmiah dan mengikuti konferensi internasional. Di samping beliau menjabat sebagai Wakil Rektor III di Universitas Bung Hata, tentunya beliau sangat sibuk dengan kegiatan kampus yang menuntut beliau harus mampu memanajemen waktu dengan baik. Tugasnya menjadi seorang dosen dan pimpinan, istri, dan ibu pun terlaksana dengan baik.

Karena semangat tinggi beliau, pada tahun 2017, ia sampai 4 kali mengikuti konferensi nasional maupun international dalam 1 semester. Konferensi internional yang terjauh yang pernah diikuti oleh Prof. Diana Kartika, yaitu "4Th International Conference on Multidisciplinary Research In Development of Social Science Research (MRDS)" di Osaka Jepang.

Tercatat ada 12 kali konferensi nasional maupun international, 3 artikel terindeks Scopus, 3 artikel international, 2 artikel nasional terakreditasi dan 2 artikel nasional, 5 prosiding international, 3 prosiding nasional, 5 buku ajar, dan 1 buku referensi. Pada tahun 2018, Prof Diana Kartika mendapatkan penghargaan hak kekayaan intelektual terbanyak dalam rangka Dies Natalis ke-37 tahun Universitas Bung Hatta; ada 7 HKI yang dimilikinya.

Waktu berlalu, dari tahun 2017-pertengahan 2019, tepatnya 2,5 tahun beliau mempersiapkan tri dharma perguruan tinggi (pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat), bulan Juli dan Agustus, Diana Kartika mulai menyusun perhitungan angka kredit (PAK) untuk pengusulan guru besarnya.

Terhitung mulai tanggal 1 Desember 2019 Prof. Dr. Dra. Diana Kartika berhak menjadi Profesor/Guru Besar dalam Bidang Pendidikan Bahasa Jepang dengan angka kredit sebesar 915, 70 dengan Nomor SK: 1727/A3/KP/2020 tentang kenaikan jabatan akademik/fungsional dosen Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.

"Semoga akan bertambah guru besar berikutnya dan menjadi motivasi bagi rekan sesama dosen untuk meraih kepangkatan guru besar,"katanya dalam suatu kesempatan. (**Rio/Humas)

Dilihat 623 ,Kali

Navigasi

Pilih Bahasa

Sosial Media