Praktisi dari HAWK Hildesheim-Germany Berikan Kuliah di Prodi Arsitektur Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Bung Hatta
Selasa, 30 Juli 2024
Mr. Roland Schlüter, Kepala Kawasan Area Perumahan Departemen Pekerjaan Umum Provinsi Niedersachsen Germany (Bereichsleiter, Niedersächsisches Landesamt Für Bau und Liegenschaffen – Germany) yang juga mahasiswa pertama dari HAWK Hildesheim yang sedang melaksanakan kerja praktek dan magang ke Kota Padang melalui payung Kerjasama Sister City Kota Padang dan Kota Hildesheim, serta kerjasama bidang pendidikan antara UBH dan HAWK– HHG Germany, berikan kuliah umum di Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Bung Hatta,24/7/2024.
Materi kuliah yang diberikan mengangkat topik“Earthquake Save Construction and Analyse of Traditional Architecture”, yakni konstruksi bangunan yang ramah gempa serta menganalisis arsitektur tradisional.
Kuliah umum dibuka oleh Dr. Al Busyra Fuadi, S.T.,M.T, Pjs. Dekan FTSP Universtas Bung Hatta diikuti oleh puluhan mahasiswa Arsitektur yang sedang mengerjakan tugas akhir serta ketua Prodi Arsitektur Ir. Nasril Sikumbang, M.T.,IAI, Sekretaris Prodi Red Savitra, S.T., M.T.
Difasilitasi oleh Dosen Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Dr. Eng, Yulcherlina, S.T.,M.T, kuliah tersebut juga diikuti oleh tim dari BPBD Kota Padang Rezko Yunanda, S.T., M.T, Rifai Arif, S.T dan Iga Puspa Sari, S.T, hadir juga Yohan dan Salamat dari Tim Relawan Yayasan Senarai Sumatera Barat.
Yulcherlina menyebutkan, bahwa kuliah umum dari praktisi tersebut merupakan bagian dari Program Praktisi Mengajar Merdeka Belajar yakni Program flagship yang menghubungkan mahasiswa dengan Praktisi melalui Mata Kuliah Kolaborasi, dengan harapan lulusan dapat memperoleh ilmu dan kecakapan sesuai dengan kebutuhan dan tantangan di dunia kerja dan professional.
Disebutkan juga, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Bung Hatta telah menjalin kerjasama dengan HAWK Hildesheim/Holzminden/Göttingen Germany sejak tahun 1988 sampai saat yang telah berumur 36 tahun. Kerjasama tersebut telah memberikan manfaat yang besar bagi kedua belah pihak.
Ditambahkan Yulcherlina, kuliah tersebut memberikan manfaat antara lain, meningkatkan mutu pendidikan, mengembangkan arsitektur tradisional sebagai pengembangan pembangunan rumahramah/aman gempa pasca bencana, memotivasi mahasiswa untuk dapat memperlancar “ Communicating Science” dengan pihak-pihak luar negeri.
“Manfaat lainnya adalah mempersiapkan mental mahasiswa untuk menghadapai tantangan dunia global serta memperkenalkan Universitas Bung Hatta di dunia international”, imbuhnya.(*indrawadi).