Dosen Universitas Bung Hatta Terlibat Program Pemulihan Ekonomi Masyarakat Pascabencana Sumatera Barat
Selasa, 20 Januari 2026
Dosen Manajemen Universitas Bung Hatta, Reni Yuliviona, S.E., M.M., Ph.D. dan Lindawati, S.E., M.Si., turut ambil bagian dalam program Pemulihan Ekonomi Masyarakat Pascabencana Sumatera Barat melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang dilaksanakan secara kolaboratif bersama Universitas Bung Hatta (UBH), Universitas Andalas (Unand), Universitas Negeri Padang (UNP), dan Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Agus Salim.
Reni Yuliviona menjelaskan program ini bertujuan mempercepat kebangkitan ekonomi masyarakat terdampak bencana melalui pendampingan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), penguatan kapasitas kewirausahaan, serta pengembangan model bisnis yang adaptif dan berkelanjutan.
"Kegiatan dilaksanakan di sejumlah wilayah terdampak bencana di Sumatera Barat dengan pendekatan berbasis kebutuhan masyarakat dan potensi lokal. Pemulihan ekonomi pascabencana tidak cukup hanya dengan bantuan fisik, tetapi harus dibarengi dengan penguatan kapasitas sumber daya manusia," ungkapnya.
Disebutkanya ,masyarakat perlu didampingi agar mampu bangkit secara mandiri, memiliki perencanaan usaha yang baik, serta mampu mengelola keuangan dan pemasaran secara efektif. Di sinilah peran perguruan tinggi menjadi sangat penting," ujarnya.
Senada dengan itu, Lindawati menekankan pentingnya kolaborasi lintas perguruan tinggi dalam mempercepat dampak program. Kolaborasi lintas perguruan tinggi ini memungkinkan pertukaran keahlian dan pengalaman, sehingga solusi yang diberikan lebih komprehensif.
"Melalui kegiatan PKM ini, program ini diharapkan mampu mendorong kebangkitan ekonomi lokal sekaligus memperkuat ketangguhan masyarakat dalam menghadapi bencana di masa depan," imbuhnya.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen Universitas Bung Hatta bersama mitra perguruan tinggi dalam mengimplementasikan Tridarma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat, untuk mendukung pembangunan berkelanjutan dan pemulihan pascabencana di Sumatera Barat. (*uby)