Detail Berita

Tim PKM FTI Universitas Bung Hatta Survei Sistem Penyiraman Buah Naga Berbasis IoT dan Solar Cell di Nagari Binaan Tanjung Alai
Tim PKM FTI Universitas Bung Hatta Survei Sistem Penyiraman Buah Naga Berbasis IoT dan Solar Cell di Nagari Binaan Tanjung Alai

Senin, 26 Januari 2026

Fakultas Teknologi Industri Universitas Bung Hatta melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat di nagari binaan kembali melaksanakan kegiatan bertajuk “Survei Pembuatan Sistem Penyiraman Buah Naga Berbasis IoT dan Solar Cell di Nagari Tanjung Alai” dengan tema Capacity Building dan Pengabdian kepada Masyarakat di Nagari Binaan Fakultas Teknologi Industri Universitas Bung Hatta.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk mengidentifikasi potensi penerapan teknologi tepat guna dalam sektor pertanian, khususnya pada budidaya buah naga yang berkembang di Nagari Tanjung Alai. Melalui pemanfaatan teknologi Internet of Things (IoT) dan energi surya (solar cell), sistem penyiraman diharapkan dapat berjalan lebih efisien, hemat energi, serta mendukung pertanian ramah lingkungan.

Tim Fakultas Teknologi Industri melakukan survei lapangan dengan mengamati kondisi dan ukuran lahan, sumber air, intensitas cahaya matahari, serta berdiskusi langsung dengan petani buah naga setempat. Hasil survei ini akan menjadi dasar perancangan sistem penyiraman otomatis yang dapat bekerja secara mandiri berbasis sensor kelembapan tanah dan tenaga surya.

Menariknya, kegiatan ini merupakan bagian dari salah satu rangkaian tugas akhir mahasiswa Program Studi Teknologi Rekayasa Energi Terbarukan (TRET) Universitas Bung Hatta. Mahasiswa terlibat langsung mulai dari pengumpulan data lapangan, analisis kebutuhan masyarakat, hingga perancangan sistem teknologi yang aplikatif. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya berdampak bagi masyarakat, tetapi juga memperkuat kompetensi mahasiswa dalam menerapkan ilmu secara nyata di lapangan.

Ketua tim PkM, Dekan Fakultas Teknologi Industri, Prof. Reni menyampaikan bahwa program ini menjadi wujud sinergi antara dunia akademik dan kebutuhan masyarakat. “Kami ingin mahasiswa tidak hanya belajar di kelas, tetapi juga hadir langsung di tengah masyarakat dengan solusi teknologi yang relevan dan berkelanjutan,” ujarnya.

Ketua Kelompok Tani Tanjung Alai menyambut baik kegiatan ini dan berharap hasil dari survei dan perancangan sistem penyiraman otomatis dapat segera direalisasikan. “Kami berharap teknologi ini dapat membantu petani meningkatkan produktivitas sekaligus menghemat biaya operasional, apalagi disini kalau musim panas bisa sampai 5-8 bulan tidak turun hujan” ungkapnya.

Melalui kegiatan pengabdian ini, Fakultas Teknologi Industri Universitas Bung Hatta menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan yang tidak hanya menghasilkan lulusan unggul, tetapi juga berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah. Program ini juga menjadi bukti bahwa mahasiswa Universitas Bung Hatta dibekali dengan kemampuan mengembangkan teknologi berbasis energi terbarukan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Kaprodi TRET, Ir. Erda, ST., M.Eng, Ph.D. menyampaikan Bagi calon mahasiswa baru, kegiatan ini menjadi gambaran nyata bahwa kuliah di Fakultas Teknologi Industri Universitas Bung Hatta tidak hanya mempelajari teori, tetapi juga terlibat langsung dalam proyek lapangan, penelitian terapan, serta pengabdian kepada masyarakat berbasis teknologi dan inovasi.(**)