2012 Semua Prodi di Perguruan Tinggi Harus Terakreditasi Berita Terbaru
Sabtu, 23 Oktober 2010
Universitas Bung Hatta

2012 Semua Prodi di Perguruan Tinggi Harus Terakreditasi

Koordintor Kopertis wilayah X, kembali mengingatkan seluruh Pimpinan Perguruan Tinggi Swasta, agar seluruh Program Studinya di Perguruan Tinggi yang dipimpinnya pada tahun 2012 sudah terakreditasi oleh Bdan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi, DiKNAS. Sebab konsekuensi PT yang tidak mengurus akreditasinya akan ditinggalkan masyarakat dan perusahaan juga tidak akan menerima lowongan bagi lulusan dari prodi yang tidak terakreditasi. Hal itu disampaikan Dra.Skunda Diliarosta Isberd,MPd, Kepala Bidang Perencanaan dan Keuangan Koordinator Kopertis Wilayah X dalam sambutannya pada wisuda ke 53 Universitas Bung Hatta, Sabtu (23/10) di Pelataran Parkir Gedung B Kampus I Ulak Karang. Menurutnya lagi, jika perguruan tinggi tidak mengurus akreditasinya akan ditinggalkan masyarakat, dan perusahaan juga tidak akan menerima lowongan bagi lulusan dari prodi yang tidak terakreditasi. Dia juga menambahkan, peningkatan kualitas SDM baik dosen maupun mahasiswa harus menjadi perioritas utama perguruan tinggi dan tidak hanya melahirkan lulusan yang hanya sekedar mampu menguasai IPTEK, tetapi juga harus memiliki kepribadian, sikap dan prilaku yang dapat diterima masyarakat luas. Tahun 2010 dalam DIPA Kopertis Wilayah X, untuk mendukung upaya tersebut tersedia anggaran untuk 5.359 orang mahasiswa dan dosen sebesar Rp.15 Miliar, yang dapat digunakan untuk pelatiahan kepemimpinan, kewirausahaan, beasiswa S2 dan S3 serta pelatiahan AA dan pelatihan Soft skill, pengisian borang akreditasi dan lainnya. Sementara itu Rektor UBH Prof.Dr.Hafrijal Syandri,MS dalam sambutannya mengatakan, pentingnya sebuah akreditasi itu sangat dimaknai benar oleh pihak Universitas Bung Hatta. Bahkan semua program studi (prodi) di UBH telah terakreditasi dengan peringkat B. Menurut Hafrijal, saat ini pihaknya juga tidak hanya berbenah untuk penigkatan peringkat akreditasi namun juga diikuti dengan pembenahan dosen. Misalnya mengalokasikan anggaran untuk penelitian bagi dosen untuk menambah pengetahuannya, demi peningkatan mutu universitas. Ditempat yang sama, Ketua Yayasan Pendidikan Bung Hatta Prof.Dr. Fachri Ahmad,MSc, dalam sambutannya mengatakan, walau keaadaan kampus masih dalam keaadaan pasca rehap rekontruksi pasca gempa, namun berkat kerja keras semua pihak, semua kegiatan akademik tetap berjalan dengan baik. Menurutnya lagi, banyak yang harus dilakukan Perguruan Tinggi untuk menggapai kompentensi setiaplulusannya, penggalakan enterpreneship, peguasaan bahasa asing dan penguasaan bahasa asing adalah salah sisi yang harus dilakukan selama belajar di universitas, setelah lulus dan setelah bekerja. Kompetensi-kompetensi tersebut harus ada di setiap diri wisudawan agar di akui seagai manusia yang berkualitas. Pada wisuda ke 53 tersebut, Rektor UBH melantik sebanyak 560 orang lulusan tersebut terdiri dari 23 orang Diploma 3 (D3), 500 orang sarjana (S1) dn 37 orang Magister Sains (S2) yang berasal dari Fakultas Ekonomi (130 orang), Fakultas Hukum (79 orang), FKIP (91 orang), Fakultas Ilmu Budaya (39 orang), FTSP (69 orang), FPIK (5 orang), FTI (110 orang), dan Pascasarjana (23 orang). Dengan demikian sampai denga wisuda ke 53 tersebut, Universitas Bung Hatta telah menghasilkan alumni sebanyak 38.051 orang. Dalam kesempatan itu Rektor juga memberikan penghargaan kepada lulusan terbaik Ir. Azwir dari Program Pascasarjana dengan IPK 3.77, Dekki Erliandi dari Fakultas Ekonomi dengan IPK 3.75, Andrea Arnael dengan IPK 3.53 dari FKIP, Stefanus Sulimar dengan IPK 3.56 dari Fakultas Ilmu Budaya, Suci Indah Amelia dengan IPK 3.87 dari Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Andika Hermanto dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan dengan IPK 3.48 dan Febrianola dari Fakultas Teknologi Industri dengan IPK 3.76.Disamping, para aktivis dan pengurus kelembagaan kemahasiswaan yang diwisuda, juga diberikan penghargaan yang didampingi oleh Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa dan Ketua Dewan Perwakilan Mahasiswa Universitas.