Fakultas
3 Mahasiswa Magister LTBI Universitas Bung Hatta Publikasikan Artikel di Jurnal SINTA 2
Tiga mahasiswa Program Magister Linguistik Terapan Bahasa Inggris (S2 LTBI), Universitas Bung Hatta, berhasil memublikasikan karya ilmiah pada tiga jurnal nasional terakreditasi SINTA 2.
Ketiga mahasiswa tersebut adalah Sisky Wulandari, Vindy Thahura Ramadhani, dan Khatimun Nisa Urasida yang mendapat bimbingan dari Prof. Dr. Setiono Sugiharto dari dosen Unika Atma Jaya dan Dr. Yusrita Yanti, S.S., M.Hum dosen Magister Linguistik Terapan Bahasa Inggris Universitas Bung Hatta.
Artikel ilmiah mereka terbit pada jurnal Beyond Words: A Journal on Language Education, Applied Linguistics and Curriculum & Instructions, SALEE: Study of Applied Linguistics and English Education, serta JOLLT: Journal of Languages and Language Teaching.
Ketua Program Magister Linguistik Terapan Bahasa Inggris Universitas Bung Hatta, Dr. Yusrita Yanti, S.S., M.Hum., menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas capaian akademik yang diraih ketiga mahasiswa tersebut. Publikasi pada jurnal nasional terakreditasi merupakan bagian penting dari proses pembelajaran di jenjang magister, terutama dalam membangun kemampuan berpikir kritis, melakukan penelitian, dan menyampaikan temuan secara ilmiah.
“Alhamdulillah, tiga mahasiswa kami, Sisky Wulandari, Vindy Thahura Ramadhani, dan Khatimun Nisa Urasida, berhasil memublikasikan karya ilmiah pada tiga jurnal nasional terakreditasi SINTA 2. Capaian ini menjadi langkah positif dalam penguatan budaya riset dan publikasi ilmiah di Magister LTBI serta memberikan dampak positif bagi Universitas Bung Hatta,” ungkapnya.
Ia menambahkan publikasi ilmiah bukan sekadar pemenuhan tuntutan akademik, melainkan juga sarana bagi mahasiswa untuk berkontribusi dalam pengembangan kajian linguistik terapan dan pendidikan bahasa Inggris.
"Melalui penelitian yang dipublikasikan, mahasiswa diharapkan mampu menghubungkan teori dengan fenomena kebahasaan yang berkembang di masyarakat serta menghasilkan pemikiran yang relevan dengan kebutuhan zaman," ungkapnya.
Sisky Wulandari menerbitkan artikel berjudul “The Impoliteness Strategies in TikTok Comments on The Economist’s Video about Israel–Palestine Conflicts” dalam jurnal Beyond Words, Volume 14, Nomor 1, edisi Mei 2026. Penelitian ini mengkaji strategi ketidaksantunan berbahasa dalam komentar TikTok terhadap video The Economist mengenai konflik Israel–Palestina. Kajian tersebut menyoroti bagaimana bahasa digunakan dalam interaksi digital untuk menyampaikan sikap, kritik, dan respons terhadap isu global yang sensitif.
Sementara itu, Vindy Thahura Ramadhani memublikasikan artikel berjudul “Examining Anti-Corruption Discourse: Discursive Resistance of Generation Z in Nepal on X” dalam jurnal SALEE: Study of Applied Linguistics and English Education, Volume 7, Nomor 2, tahun 2026. Artikel ini mengkaji wacana antikorupsi dan bentuk perlawanan diskursif Generasi Z di Nepal melalui platform media sosial X. Penelitian tersebut memperlihatkan relevansi analisis bahasa dalam memahami partisipasi generasi muda terhadap isu sosial dan politik.
Adapun Khatimun Nisa Urasida menerbitkan artikel berjudul “Politeness Strategies in Indonesian Motivational Podcast: An Interactional-Pragmatic Analysis” dalam JOLLT: Journal of Languages and Language Teaching, Volume 14, Nomor 4, edisi Oktober 2026. Penelitian ini membahas strategi kesantunan dalam podcast motivasi berbahasa Indonesia dengan menggunakan pendekatan pragmatik interaksional. Kajian tersebut memberikan perhatian pada penggunaan bahasa dalam membangun hubungan interpersonal dan menyampaikan pesan motivasi kepada pendengar.
Capaian ini diharapkan menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk menghasilkan penelitian berkualitas dan memperluas publikasi pada jurnal ilmiah bereputasi. Program Magister Linguistik Terapan Bahasa Inggris Universitas Bung Hatta juga diharapkan terus memperkuat ekosistem akademik yang mendorong kolaborasi dosen dan mahasiswa, pengembangan penelitian, serta diseminasi hasil kajian kepada masyarakat ilmiah.
Keberhasilan publikasi ketiga mahasiswa tersebut sejalan dengan SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), melalui peningkatan kualitas pembelajaran dan kompetensi riset mahasiswa