Fakultas
3 Tim Mahasiswa TRKJ Universitas Bung Hatta Tampilkan Hasil Riset di International Conference INSPIRA 2026
Tiga tim mahasiswa Program Studi Teknologi Rekayasa Komputer Jaringan (TRKJ), Fakultas Teknologi Industri, Universitas Bung Hatta, mempresentasikan hasil penelitian dalam JGU-WXUT INSPIRA 2026 International Conference pada 24 Oktober 2026.
Konferensi yang diselenggarakan oleh Jakarta Global University (JGU) bekerja sama dengan Wuxi University of Technology (WXUT) tersebut berlangsung secara hibrida, dengan sesi luring dan daring. Forum ini mempertemukan akademisi dan praktisi dari berbagai negara untuk berbagi hasil penelitian dan perkembangan ilmu pengetahuan di bidang teknik, farmasi, serta ekonomi dan bisnis.
Tiga tim mahasiswa TRKJ mengikuti presentasi secara daring dengan presenter Vadhea Zikri Afwan, Satila Livia Hendry, dan Cut Qatrunada Nasywa Mahadewi. Selain mahasiswa, dosen sekaligus Ketua Program Studi TRKJ Universitas Bung Hatta, Zulfadli, S.Kom., M.Sc., juga mempresentasikan hasil penelitiannya.
Vadhea Zikri Afwan bersama anggota timnya, Sangkot Wahyu Pulungan, mempresentasikan penelitian tentang penerapan sistem pemantauan jaringan industri berbasis kontainer menggunakan Prometheus, Grafana, dan SNMP Exporter di PT Semen Padang. Penelitian ini mengembangkan sistem pemantauan terpusat yang memungkinkan pengelola memantau kondisi perangkat dan lalu lintas jaringan melalui dasbor visual, sehingga membantu proses pengawasan dan pengelolaan infrastruktur jaringan industri.
Sementara itu, Satila Livia Hendry bersama Fherissa Dwika Indra mengangkat penelitian mengenai deteksi serangan brute-force SSH pada server Linux menggunakan algoritma Random Forest. Penelitian tersebut memanfaatkan catatan aktivitas autentikasi untuk mengidentifikasi dan mengklasifikasikan potensi ancaman keamanan, sebagai bagian dari upaya memperkuat perlindungan server dan meningkatkan kemampuan deteksi serangan siber.
Tim ketiga, yang dipresentasikan oleh Cut Qatrunada Nasywa Mahadewi bersama Aswan Muhammad Azizi, memperkenalkan PELITA, sebuah prototipe pusat komunikasi darurat portabel. Sistem ini dirancang agar masyarakat dapat mengirimkan laporan melalui jaringan Wi-Fi lokal tanpa memerlukan akses internet atau pemasangan aplikasi khusus. Selanjutnya, laporan dapat diteruskan ke pos penyelamatan melalui SMS ketika jaringan GSM tersedia, sehingga berpotensi mendukung komunikasi dalam situasi darurat ketika konektivitas internet terbatas.
Selain tiga tim mahasiswa tersebut, Zulfadli bersama Risfa Dwi Yenni Putri mempresentasikan penelitian tentang sistem pendukung keputusan berbasis web untuk asesmen kerentanan dan pengujian penetrasi. Sistem ini mengintegrasikan sejumlah perangkat pengujian keamanan untuk membantu pengelola layanan web mengidentifikasi kerentanan dan menentukan prioritas perbaikan berdasarkan hasil asesmen.
Keempat penelitian tersebut direncanakan menghasilkan luaran berupa publikasi dalam prosiding internasional. Beragam topik yang diangkat menunjukkan penerapan kompetensi TRKJ dalam menjawab kebutuhan nyata, mulai dari pemantauan infrastruktur jaringan industri dan deteksi ancaman siber hingga pengembangan sistem komunikasi darurat dan evaluasi keamanan layanan web.
Ketua Program Studi TRKJ Universitas Bung Hatta, Zulfadli, S.Kom., M.Sc., menyampaikan partisipasi mahasiswa dan dosen dalam JGU-WXUT INSPIRA 2026 International Conference menjadi bagian dari upaya Universitas Bung Hatta memperkuat budaya riset, inovasi, dan publikasi ilmiah di lingkungan pendidikan vokasi.
"Pengalaman mempresentasikan penelitian dalam bahasa Inggris di forum internasional juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan akademik, memperluas jejaring, dan meningkatkan kepercayaan diri dalam menyampaikan hasil karya ilmiah," ungkapnya.
Kegiatan ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur), dan SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui pertukaran pengetahuan dan kolaborasi akademik internasional.