30 Tahun Universitas Bung Hatta Akan Seminarkan Potensi Pantai Barat Sumatera Berita Terbaru
Rabu, 09 Maret 2011
Universitas Bung Hatta

30 Tahun Universitas Bung Hatta Akan Seminarkan Potensi Pantai Barat Sumatera

Pasca publikasi penelitian ahli-ahli gempa dan tsunami yang menimbulkan kecemasan tersendiri bagi sebagian masyarakat sepanjang pesisir Sumatera Barat, namun publikasi ilmiah tersebut bukanlah untuk ditakuti namum adalah untuk meningkatkan kewaspadaan sebagai bagian dari pelajaran mitigasi menghadapi bencana yang datang setiap saat. Beranjak dari hal itu, dalam rangka 30 tahun Universitas Bung Hatta akan menggelar seminar yang mengangkat potensi kelautan di pantai barat Sumatera dengan keynote speaker dari Kemenlu, sekaligus peresmian rehap rekon Aula Gedung B yang pendanaannya di bantu oleh pihak Kemenlu. Hal itu di ungkapkan Antoni, S.E., M.E, Ph.D. Ketua Pelaksana Dies Natalis ke 30 Universitas Bung Hatta di rapat persiapan panitia pelaksana, Rabu (9/3). Ia menjelaskan, dibalik kecemasan potensi bencana di lautan samudera hindia, ternyata dari berbagai hasil penelitian juga menyimpan potensi sumberdaya alam yang sangat luar biasa. aSeminar itu rencananya akan digelar pada tanggal 20April 2011 nanti, selain Kemenlu sebagai keynote speaker dengan makalah aPotensi & Peluang Samudera Hindia Sebagai Sumber Daya Alam Ke Depana, saat ini panitia juga sedang mengkonfirmasi Ibu Sri Mulyani yang akan mengangkat tentang ekonomi kerakyatana ujarnya lagi. Ia menambahkan, sudah menjadi tradisi yang berkesinambungan, Universitas Bung Hatta secara periodik setiap lima tahun sekali menyelenggarakan Lustrum. Pada Lustrum yang agak berbeda dari Lustrum-lustrum yang selama ini dilaksanakan, selain Lustrum VI ini bertepatan dengan Dies Natalis ke 30, Lustrum ke VI ini juga menandakan telah 30 tahunnya usia Universitas Bung Hatta. Terkait dengan misi yang diangkat pada Lustrum ke VI, panitia membuat berbagai acara pendukung yang bercirikan Ke-BungHatta-an. Acara pendukung ini akan melibatkan segenap civitas akademik dan masyarakat umum baik kiprahnya dibidang ilmiah, seni, maupun olah raga serta bakti sosial pada masyarakat.(**Indrawadi)