Berita Terbaru
Jumat, 24 April 2009
Universitas Bung Hatta
780 Lulusan Lagi Akan di Wisuda ke-50
Hari ini, Sabtu (25/4) Universitas Bung Hatta (UBH), mewisuda 780 orang lulusannya di pelataran parkir depan Gedung B, kampus I Ulakkarang Padang. Upacara wisuda ke-50 (wududa emas) kali ini dilakukan bersamaan dengan peringatan Dies Natalis ke-28 UBH. Wisudawan terdiri dari lulusan D-3 sebanyak 6 orang, Sarjana (S1) 716 orang dan Program Pascasarjana (S-2) 58 orang. Hingga wisuda yang ke-50 ini UBH telah menghasilkan lulusan sebanyak 33.399 orang. Wisuda mahasiswa Universitas Bung Hatta tahun ini merupakan wisuda akdemik terbaik. Sebab Indeks Prestasi Kumulataif (IPK) lulusannya 52,43% di atas 3.0, dengan lama masa studi rata-rata 8 semester.
Rektor Universitas Bung Hatta, Prof. Dr. Ir. Hafrijal Syandri, MS mengemukakan, lembaga pendidikan tinggi memikul misi yang sangat berat dan strategis yaitu mempersiapkan generasi muda intekeltual yang memiliki kesiapan untuk menanggulangi berbagai persoalan dan tantangan pada abad yang akan datang, yang penuh dengan perubahan sebagai akibat arus informasi dan kemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK).
aUBH menyadari, bahwa umumnya paradigma lulusan perguruan tinggi ingin menjadi PNS. Sebab, hampir 80 % lulusan bercita-cita jadi PNS. Untuk merubah paradigma tersebut, Universitas Bung Hatta berusaha menghasilkan lulusannya yang siap pakai. Salah satunya dengan memberikan bekal kuliah kewirausahaan kepada mahasiswa,a katanya.
Hafrijal menambahkan, kebijakan pengembangan Universitas Bung Hatta ke depan antara lain pembukaan program studi Diploma Tiga, S1 dan S2 sesuai dengan kebutuhan pasar kerja. Pada tahun 2009/2010 akan dibuka program studi D3 perpajakan pada Fakultas Ekonomi, Program Studi Pendidikan Ilmu Komputer (S1) pada FKIP, dan pada Program Pascasarjana akan dibuka Program Studi Magister Pendidikan dan Prodi Magister Teknologi Industri. Selain itu diusahakan pula peningkatan promosi Universitas Bung Hatta dengan tujuan untuk meningkatkan daya tampung mahasiswa pada program studi yang kurang peminatnya. aDengan cara meningkatkan prosentase mahasiswa yang dapat menerima beasiswa, serta peningkatan pertukaran dosen dan mahasiswa asinga, ujar Hafrijal.
Untuk peningkatan Mutu, Relevansi dan Daya Saing dilkukan pengembangan kurikulum dan teknologi pembelajaran, peningkatan mutu akreditasi, perbaikan laboratorium penelitian dan praktek mahasiswa, pengembangan mutu dosen. Pada tahun 2012, diprogramkan minimal tiap fakultas sudah memiliki 5 orang dosen berkualifikasi Doktor. Dalam rangka mencapai target ratio pendidikan dosen Doktor dengan Magister yaitu 60% dan 40%, diusahakan beasiswa sekolah untuk program Doktor, yang difokuskan pada dosen-dosen yang berasal dari jurusan/prodi yang berpeluang besar untuk berkembang dan membentuk program pascasarjana. Upaya-upaya untuk meningkat kompetensi dosen melalui pendidikan Doktor terus dilakukan dengan pendanaan PHK-I, beasiswa DIKTI, dan beasiswa Pemda. Melalui program PHK-A1, A2, PHK-I, TPSDP, dan kerja sama, dosen-dosen melakukan kegiatan pelatihan-pelatihan, seminar internasional, dan magang profesi/non-profesi dalam dan luar negeri
Rangkaian acara wisuda emas dan dies natalis ke-28 UBH diisi antara lain dengan pembacaan orasi ilmiah dengan judul aKebijakan Integral dalam Menanggulangi Tindak Pidana Pemilu di Indonesiaa oleh Dr. Uning Pratimaratri, SH., MH. (dosen Fakultas Hukum UBH); penandatanganan MoU antara UBH dengan Politeknik Negeri Medan dan STIE Sakti Alam Kerinci, dan perpanjangan MoU Lembaga Amil Zakat (LAZ) UBH dengan Pos Keadilan Peduli Umat (PKPU) Sumbar