Berita Terbaru
Rabu, 05 Januari 2011
Universitas Bung Hatta
aSnow White dan They Journeya akan tampil di FIB-UBH
Untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris, mahasiswa Jurusan Sastra Inggris Fakultas Ilmu Budaya Universitas Bung Hatta menggelar acara aDrama on Stagea yang akan menampilkan 2 group yakni group A dengan judul aSnow Whitea dan Group B dengan judul aThey Journeya. Rencananya, masing-masing group akan menampilkan kebolehan mereka Jumat (7/1) mulai jam 09.00 WIB dan jam 10.00 WIB, diruangan teater Fakultas Ilmu Budaya.
Elsa Astrian didampingi Nurfani Ratih, mengatakan pementasan tersebut sebagai bentuk praktek untuk menggarap drama, sehingga yang dipelajari di kelas dapat diaplikasikan.aDrama tersebut merupakan hasil kreasi dari mahasiswa yang mengmbil mata kuliah adrama on stagea di Program Studi Sastra Inggris FIB-UBH, dan kami telah mempersiapkan drama tersebut sejak awal semester untuk dipentaskan sebagai bagian dari ujian akhir semester,a jelas Elsal.
Nurfani menambahkan, bahwa keseriusan dalam menggarap suatu drama akan menjadi nilai plus, karena perkembangan setiap latihan menambah poin bagi mereka.
Drama yang akan ditampilkan, yakni aSnow Whitea menceritakan kisah seorang putri yang bernama snow white tidak disukai oleh ibu tirinya karena kecantikannya, sehingga dengan berbagai cara ibu tirinya berhasil membunuh putrinya tersebut dengan memberikan apel beracun. Namun suatu hari dating seorang pangeran yang tertarik kepada putri, walaupun ia sudah meninggal. Dalam ceritanya, putrid akhirnya hidup kembali dan hidup bahagia dengan sang pangeran, sementara ibu tirinya tersebut di penjarakan oleh pangeran.
Sementara aThey Jorneya menceritakan tentang seorang tokoh yang bernama Tande, ia diibaratkan seperti sebuah jiwa manusia yang tidak menyadari bahwa ia berada di alam bawah sadar.Dalam perjalanannya, Tande bertemu dengan Sleeper, Teryy,Shouter,Whiner dan Downer. Dengan di temani Sleeper, akhirnya Tande dibawa kesebuah tempat yang sangat mengerikan. Hingga akhirnya seorang peri/malaikat dating mencabut nyawa tande dengan halus dan lembut, hingga Tande meninggal dengan keadaan tersenyum.(indrawadi)