Bidang Konstruksi, Butuhkan Tenaga Ahli Quantity Surveyor Berita Terbaru
Kamis, 01 Desember 2011
Universitas Bung Hatta

Bidang Konstruksi, Butuhkan Tenaga Ahli Quantity Surveyor

Profesi Quantity Surveyor (QS) atau lulusan Teknik Ekonomi Konstruksi adalah profesi yang ahli dalam bidang ekonomi pembangunan dan mempunyai tujuan untuk memastikan bahwa sumber daya yang digunakan dalam industri pembangunan dapat bekerja secara maksimal dan seekonomis mungkin Profesi ini memberikan jasa konsultasi biaya pembangunan bagi pihak klien dan tim proyek selama proses pembangunan. Hal itu di ungkapkan Ir. Hendri Warman, MSCE Dekan Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Bung Hatta (FTSP-UBH), saat membuka National Seminar On Quantity Surveyor yang digelar Himpunan Mahasiswa Teknik Ekonomi Konstruksi (HimaTEK-FTSP), Kamis, (1/12) di ruangan teater FIB Kampus I UBH Ulak Karang. aPerlu keseriusan berbagai pihak khususnya pemerintah untuk menggunakan Quantity Surveyor sebagai alat yang dapat meningkatkan pembangunan yang lebih efisien hemat dan berkualitas dengan memanfaatkan keunggulan Quantity Surveyor dalam sebuah proyek konstruksi maupun industria tambah Hendri. Sementara itu, Panitia Pelaksana Sesmiwati,BQS,MT mengatakan, seminar tersebut bertujuan untuk memperkenalkan Jurusan Teknik Ekonomi Konstruksi (Quantity Surveying), khususnya kepada masyarakat industri konstruksi. Selain itu, juga untuk meluruskan persepsi yang berkembang mengenai disiplin ilmu QS dan profesi QS. aDengan begitu, dari seminar ini diharapkan masyarakat luar, khususnya masyarakat yang bergerak di bidang industri konstruksi konstruksi mulai mengenal dan mengetahui manfaat dari profesi QS. Selain itu, persepsi yang kurang tepat mengenai profesi QS di tengah masyarakat sedikit demi sedikit dapat diluruskan,a ulasnya. Sekitar 100-an peserta mengikuti seminar tersebut yang berasal dari kalangan praktisi di bidang konstruksi, konsultan, kontaktor dan pemerintahan dan mahasiswa. Untuk mendengarkan pemaparan makalah dari Ir. Rizaldi (Praktisi QS) dengan makalah Kebutuahn Profesi QS di Pasar Domestik dan International, Ir. Dadan Krisnandar,MT dari Kementrian PU-RI, akan menyampaikan makalah Kebijakan Pemerintah terkait Profesi QS di Indonesia. Hadir juga pemakalah dari Universitas Teknologi Malaysia, PM.Dr.Zakaria Moh Yusof dengan makalahnya Perkembangan Pendidikan dan Profesi QS di Malaysia. Sementara Martius Peli,ST,MSc dari UBH akan menyampaikan makalah Perkembagan Pendidikan QS di Indonesia. Sedangkan materi Peranan Perbankan dalam sektor Jasa Konstruksi akan disampaikan tim dari Praktisi Bank Mandiri, Indah Lestari,Am.d (alumni QS-UBH) akan membawakan makalah Peluang dan Tantangan Lulusan Teknik Ekonomi Konstruski (QS).(**Indrawadi-Humas UBH)