Berita Terbaru
Senin, 08 Mei 2006
Universitas Bung Hatta
Buka Wawasan, Mari Berpikir Akuntan di Masa Datang
Forum Ilmiah Ekonomi Study Akuntansi & Jaringan Mahasiswa Akuntansi Indonesia (FIESTA) 2006 Senin (8/5/2006) kemarin digelar di Aula Gedung B Kampus I Universitas Bung Hatta (UBH) Ulak Karang Padang.
Seminar dan temu nasional mahasiswa jaringan akuntansi Indonesia yang dibuka oleh Gubernur Sumatra Barat diwakili Asisten III Dr. Abdul Rival, M.Kes itu akan berlangsung selama empat hari (8 a" 12 Mei 2006) dengan peserta 400 orang. Hari pertama, setelah kegiatan seminar yang bertajuk aOpen Your Mind and Lets Think About Accounting in The Futurea (Buka wawasan Anda dan Mari Berpikir tentang Akuntan dimasa Depan), esoknya (9/5) dilanjutkan dengan bedah makalah antar mahasiswa se Indonesia. Pada hari ketiga akan digelar temu nasional jaringan mahasiswa akuntansi Indonesia yang akan dilaksanakan di Maninjau, sementara pada hari terakhir (12/5) akan dilaksanakan Field Trip (Perjalanan) ke Kota Wisata Bukittinggi
Gubernur Sumbar dalam kesempatan tersebut antara lain menyatakan, Perguruan Tinggi (PT) bukan hanya sekedar melakukan transformasi ilmu pengetahuan saja, namun lebih mengarah kepada pembentukan kepribadian yang moralitas dengan pola pikir berwawasan dalam mewujudkan ide, kreatifitas dalam memberikan alternative pemecahan masalah pembangunan disegala bidang guna peningkatan kualitas hidup dan kehidupan di tengah masyarakat.
Oleh karena itu, para mahasiswa sebagai kaum intelektual diharapkan dapat berbuat yang terbaik tanpa pemaksaan kehendak, keserasian dan keselarasan pola pikir dengan sikap mental positif bisa menghindari kemudaratan yang mungkin terjadi. aSemua itu akan tercapai bila ada komitmen moral yang utuh dari semua unsure civitas akademika PT, adanya manajemen yang baik dalam penyelenggaraan pendidikan serta adanya kepedulian yang tinggi dari mahasiswa, karyawan alumni serta seluruh staf pengajar untuk selalu berbuat yang terbaik dalam dunia pendidikan.
Usai pembukaan oleh Gubernur, seminar dan temu nasional mahasiswa akuntansi dilanjutkan dengan seminar sesi Pertama, yang membahas Governance di sector pemerintah, swasta dan civil society dengan menghadirkan pembicara Gubernur Sumbar diwakili Onzukrisno, SH.M.Si dari Biro Pemerintahan Setda Provinsi dan Niki Lukviarman (Dosen Pasca Sarjana Unand).
Onzukrisno dalam seminar yang diikuti hamper 400 orang mahasiswa itu mengemukakan, peranan partai politik dan parlemen di dalam pemerintahan yang baik sangat penting dalam menjembatani hubungan negara dan masyarakat. Bahkan agenda pemerintah untuk membasmi tindak korupsi tidak akan bisa berharap dating dari elite politik saja, akan tetapi harus memfokuskan diri dalam pemberdayaan Civil Society, terutama pada daerah dimana masyarakat sipilnya relative kecil dan lemah. aDalam hal ini peranan parpol dan DPR cukup signifikan untuk memberikan pengaruh dan tekanan tekanan terhadap pemerintah guna mengubah prilaku elite politik yang korup,a jelas Onzukrisno.
Disini peran birokrasi publik sangat menentukan, apa yang diharapkan masyarakat dari pemerintah dan apa yang telah direncanakan oleh pemerintah untuk memberikan pelayanan kemasyarakat akan terlihat, apakah tatanan suatu Negara akan dapat berkembang maju atau tidak.
Ketua Panitia Pelaksana, Refki, menjelaskan, pada sesi kedua seminar menghadirkan pembicara Yunus Husein (Kpela PPATK) dan Zalfitrin (Pengawas Bank Senior Bank Indonesia Padang) yang akan membahas topic tentang Pedoman Umum Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang bagi Penyedia Jasa Keuangan.
Disesi terakhir, Nana Mulyana, SE. AK, CFE akan tampil bersama Nono Ssukarna masing-masing akan membahas makalah aTugas dan kewenangan KPK dalam Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi di Indonesiaa. Kedua pemakalah ini akan membahas topic aPenerapan audit Forensik dan Audit Investigasi dalam Tindak Korupsi di Indonesia.a***