Berita Terbaru
Rabu, 01 Juni 2011
Universitas Bung Hatta
Cermat Memilih Perguruan Tinggi
Para lulusan SLTA atau calon mahasiswa baru diingatkan agar lebih selektif dan berhati-hati memilih perguruan tinggi swasta (PTS). Karena, saat ini banyak PTS yang program studinya belum terakreditasi, namun tetap giat mencari mahasiswa.
aJika salah memilih, bakal berakibat fatal. Misalnya, ijazah yang diupayakan bertahun-tahun bisa tidak diakui pemerintah,a ujar Rektor Universitas Bung Hatta (UBH) Padang, Prof. Dr. Hafrijal Syandri, MS kepada Singgalang, Selasa kemarin.
Sekaitan dengan itu, Hafrijal menyarankan calon mahasiswa agar memilih program studinya yang sudah terakreditasi di PTS pilihan. Menurutnya, program studi yang telah terakreditasi menunjukan pengakuan pemerintah terhadap keberadaan atau eksistensi program studi tersebut. Selain itu, akreditasi juga merupakan pengakuan atas kualitas program studi yang bersangkutan.
Status akreditasi sebuah perguruan tinggi dikeluarkan oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Akreditasi tertinggi a~UaTM (Unggul), kemudian A, B, C, dan D. Akreditasi diberikan secara periodik dan bisa berubah sesuai perkembangan.
Di Universitas Bung Hatta, sebut rektor, terdapat 25 program studi untuk S1 dan 4 program studi untuk program pascasarjana, 23 program studi di S1 telah terakreditasi dengan peringkat a~BaTM. Sedangkan 2 program studi lain sedang diproses oleh BAN-PT.
Bagi calon mahasiswa, peringkat atau status akreditasi sebuah program studi di PTN maupun PTS di Sumatra Barat, selain mencari informasi langsung dengan mendatangi kampusnya, dapat juga dilihat melihat melalui internet di website http://ban-pt.depdiknas.go.id.
Lebih murah
Di tempat terpisah, Wakil Rektor II UBH, Eni Kamal menegaskan, biaya masuk bagi calon mahasiswa baru Univ. Bung Hatta tahun akademik 2011/2012 paling tinggi hanya Rp4.112.500. Hal itu membuktikan bahwa biaya kuliah di Universitas Bung Hatta sangat murah.
aTerkait dengan pembangunan dan pengembangan kampus II di kawasan Aie Pacah, UBH memang mengenakan uang pembangunan kepada calon mahasiswa baru sebesar Rp2 juta. Tapi pembayarannya dapat dicicil selama 3 semester, yakni Rp750.000 pada semester I, Rp750.000 lagi pada semester II dan Rp. 500.000, pada semester III,a ujar Eni Kamal, di sela-sela ujian SNMPTN yang berlangsung di Kampus I Ulak Karang.
Komponen biaya yang harus dipikul mahasiswa baru adalah Rp757.500. Biaya itu meliputi biaya PKKMB, Askes, IT, simpanan pokok koperasi serta materai.
Selain itu, juga ada Biaya Operasional Pendidikan (BOP) Rp100 ribu per SKS per semester untuk program studi kelompok non eksakta dan eksakta. Untuk bidang non eksakta yang memiliki mata kuliah praktikum dikenakan biaya Rp80 ribu dan untuk eksakta dikenakan biaya Rp125 ribu. Total keseluruhan biaya pendaftaran ulang bagi mahasiswa baru adalah Rp.832.500.-. Biaya itu meliputi biaya PKKMB, Askes, IT, simpanan pokok koperasi serta materai.
Sistem pembayaran uang kuliah dikenakan Rp110 ribu per SKS per semester. Untuk mata kuliah praktikum ditambah Rp80 ribu untuk non eksakta dan Rp125 ribu- Rp.150 ribu bagi eksakta. Total keseluruhan biaya pendaftaran ulang bagi calon mahasiswa baru TA 2011/2012 berkisar antara Rp3.672.500 sampai Rp4.112.500.
Tahun akademik 2011/2012 ini, UBH hanya menerima 3.000 calon mahasiswa, dan pendaftaran calon mahasiswa pun melalui sistem online di alamat www.spmb.bunghatta.ac.id. Untuk mendapatkan username dan password, calon bisa mendapatkan di Bank Nagari dengan membayar uang pendaftaran sebesar Rp150.000, tambah Eni Kamal