Dekan FIB Universitas Bung Hatta Jadi Narasumber Future Study Insight di UNP Fakultas
Senin, 18 Mei 2026
Ubay

Dekan FIB Universitas Bung Hatta Jadi Narasumber Future Study Insight di UNP

Dekan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Bung Hatta, Diana Chitra Hasan, M.Hum., M.Ed., Ph.D., menjadi narasumber dalam kegiatan Future Study Insight yang diselenggarakan di Auditorium Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Padang pada 14 Mei 2026.

Kegiatan ini mengangkat tema “Roadmap to Study Abroad: From Dream to Departure” ini diselenggarakan oleh Departemen Bahasa dan Sastra Inggris dan diikuti oleh mahasiswa Departemen Bahasa dan Sastra Inggris serta Program Studi Sastra Jepang UNP.

Diana Chitra Hasan menyampaikan melanjutkan studi ke luar negeri bukan hanya tentang memperoleh gelar akademik, tetapi juga merupakan proses pembentukan kapasitas diri yang berdampak jangka panjang terhadap pengembangan karir, wawasan global, dan kemampuan adaptasi lintas budaya.

"Pengalaman belajar di luar negeri membuka kesempatan luas untuk membangun jejaring internasional. Lingkungan akademik yang multinasional memungkinkan mahasiswa berinteraksi dengan berbagai individu dari latar belakang budaya dan disiplin ilmu yang berbeda. Relasi yang terbentuk melalui perkuliahan, organisasi mahasiswa, maupun kegiatan riset berpotensi berkembang menjadi jaringan profesional yang mendukung peluang kolaborasi akademik, magang internasional, hingga pengembangan karir global," ungkapnya.

Selain itu, Diana Chitra Hasan menyoroti pentingnya kualitas pendidikan yang diperoleh melalui sistem pembelajaran berbasis riset dan proyek kolaboratif yang banyak diterapkan di perguruan tinggi luar negeri. Menurutnya, pendekatan tersebut tidak hanya memperkuat pemahaman teoritis, tetapi juga melatih mahasiswa dalam menyelesaikan persoalan nyata sesuai standar internasional.

“Pengalaman tinggal dan belajar di negara lain akan membentuk kemampuan adaptasi, toleransi, dan keterbukaan terhadap perbedaan budaya. Kompetensi ini menjadi modal penting di era globalisasi saat ini,” ujarnya.

Lebih lanjut, Diana Chitra Hasan menegaskan lulusan dengan pengalaman pendidikan internasional umumnya memiliki daya saing yang lebih tinggi karena terbiasa dengan standar akademik global, memiliki kemampuan bahasa asing, serta pengalaman bekerja dalam lingkungan multikultural.

Mahasiswa harus mulai mempersiapkan diri sejak dini untuk meraih peluang studi dan beasiswa ke luar negeri. Ada berbagai beasiswa tersedia melalui pemerintah, perguruan tinggi, maupun lembaga swasta internasional

"Mahasiswa juga tidak hanya berfokus pada capaian akademik, tetapi juga penguatan profil diri melalui pengembangan soft skill, keterlibatan dalam organisasi, pengalaman kepemimpinan, serta aktivitas volunteer. Pengalaman-pengalaman tersebut menjadi nilai tambah yang dapat memperkuat aplikasi beasiswa sekaligus menunjukkan kesiapan mahasiswa untuk belajar dalam lingkungan internasional," pesannya.