Berita Terbaru
Rabu, 27 April 2011
Universitas Bung Hatta
Diorama Proklamator 87.6 FM Adakan Audisi dan Pelatihan Kepenyiaran
Menjadi penyiar di sebuah radio tidaklah mudah butuh ketekunan dan keseriusan untuk dapat mengembangkan kemampuan diri menjadi penyiar profesional. Untuk itu, Diorama Proklamator mengadakan Audisi Calon Penyiar pada 26 April 2011 kemarin, kemudian hari ini dilanjutkan dengan pelatihan kepenyiaran bagi peserta audisi, Rabu (27/04/11).
Radio Diorama Proklamator yang beralamat di Kampus III Univrsitas Bung Hatta Jalan Gajah Mada No 19 Olo Nanggalo Padang, dengan frekuensi siaran 87.6 MHZ dan dikenal aTM87.6 FM Diorama Proklamator, Unggul dan TerkemukaaTM .
Menurut WR III Dra.Susi Herawati, M.pd mengatakan, dengan diadakannya audisi dan pelatihan kepenyiaran ini dapat mengembangkan soft skill mahasiswa, apalagi bagi mahsiswa yang menyukai dunia keradioan. Selain itu, dapat menjadi batu loncatan untuk memperoleh pekerjaan sebelum tamat.
Diorama Proklamator kini tidak termasuk unit kegiatan mahasiswa (UKM) lagi. Telah menjadi sebuah perusahaan dibawah naungan PT.Voice Proklamator sebagai salah satu unit usaha dari Yayasan Pendidikan Bung Hatta.
Dengan perubahan struktur dan manjemen yang baru Diorama Proklamator tidak lagi menjadi radio komunitas melainkan radio swasta komersial yang nantinya akan meramaikan radio-radio di Kota Padang.
Peserta tidak hanya dari UBH, tapi juga terbuka untuk umum dari universitas lain seperti APIKES, STKIP, Unand dan UNP.
asaya sangat senang bisa ikut audisi penyiar ini, dan saya bisa mengembangkan bakat dan pengalaman saya di bidang kepenyiaran,a ungkap Ella disela-sela mengikutii audis i(26/11).
Peserta di tes langsung satu persatu secara on air dengan membacakan tulisan atau berita yang akan dinilai dari segi vokal, sikap hingga cara menggunakan alat-alat siaran.
Sementara itu, materi - materi dalam pelatihan kepenyiaran merupakan bekal bagi peserta yang nantinya akan menjadi penyiar dan tidak hanya teori tapi terdapat praktiknya. pelatihan kepenyiaran ini diisi oleh pemateri yang berkompten di bidangnya.
Materi pertama disampaikan oleh Ir.Edi Susilo, M.Eng dan dilanjutkan Wirnita Eska, S.pd, M.M mengenai teknik wawancara radio. Ia menjelaskan penyiar itu, harus dapat memahami cara berwawancara yang baik dan benar saat peliputan berita di radio. Kemudian dilanjutkan dengan praktek langsung wawancara diantara peserta.
a~87.6 FM Diorama ProklamatoraTM merupakan ikon pembuka bagi penyiar Diorama nantinya serta aTMBung Hata MudaaTM sebutan untuk para pendengan setia radio Diorama cerita Ir.Ija Darmaja, M.T pematri ketiga yang menyampaikan teknik siaran.
Ia menyarankan agar calon penyiar baru memiliki warna suaranya sendiri dan tidak mengikuti suara penyiar-penyiar professional lainnya.
Terakhir materi ditutup oleh Drs.Hj.Puspawati, MS tentang bahasa penyiaran. Ia menerangkan pengunaan bahasa lisan saat siaran harus diperhatikan sesuai dengan kaidah yang berlaku dan sesuai kondisinya.
Bahasa radio itu harus menggunakan bahasa yang komunikatif agar pendengar dapat memahami maksud yang disampaikan oleh penyiar ketika menyampaikan informasi di radio, tambahnya.
aNantinya dengan adanya pembekalan melalui pelatihan ini, hanya 15 peserta yang akan menjadi penyiar diorama. Kemuadian diawal Bulan Mei Diorama akan mengudaran dengan penyiar baru dan jadwal siaran yang baku,a ungkap Ir.Edi Susilo, M.Eng menejer pemberitaan dan siaran diorama. (Ubay WP)