Berita Terbaru
Senin, 22 Mei 2006
Universitas Bung Hatta
Diplomat Jangan Hanya Dari Pesta ke Pesta
Jangan main "main dengan pers internasional". Seperti ditegaskan A. Agus Sriodono, S.H, Kepala Biro Perencanaan dan Organisasi Departemen Luar Negeri dalam kuliah umum yang diadakan Fakultas Hukum Univ Bung Hatta Padang, Senin (22/5/2006), pers internasional punya pengaruh luar biasa terhadap kebijakan sebuah Negara.
"Berita-berita yang ditayangkan pers internasional punya kekuatan untuk mempengaruhi berbagai kebijakan luar negri sebuah Negara," ungkap Agus dihadapan ratusan mahasiswa dalam kuliah umum yang moderatori Dekan Falkultas Hukum, As. Suhaiti Arif, S.H, M.H..
Pada bagian penting Agus menyebutkan, dimata internasional Indonesia dinilai sudah cukup berhasil dalam menjalankan dekmokratisasi dan penegakan hokum. Itu terbukti, Indonesia tampil sebagai satu-satunya Negara yang melaksanakan pemilihan langsung dengan jumlah pemilih terbesar.
Bahkan sekarang jendral berbintang dua saja bisa diadili terkait kasus dugaan korupsi. Itu artinya dibidang penegakan hukum dunia internasional sudah melihat ada keinginan dari pihak Indonesia untuk memberantas korupsi.
Memang diakui Agus, selain penilaian positif dunia internasional terhadap Indonesia, isu global terorisme internasional masih bertengger pada skala utama. Terhadap hal itu tentunya para diplomat punya peran yang sangat menentukan.
Terhadap itu, seorang diplomat luar negeri Indonesia harus punya peran tak hanya berkunjung dari pesta ke pesta resmi kenegaraan saja. Tapi juga harus bisa mengunjungi dan melindungi para tenaga kerja Indonesia.
Indonesia memang butuh diplomat yang tangguh, dan terhadap itu semua seiring dengan akan dilaksanakan rekruitmen diplomat, sekitar bulan Agustus dan September mendatang, kemampuan bahasa asing jadi utama. Tak hanya bahasa Inggris, Prancis bahasa asing lain yang diakui harus dikuasai calon-calon diplomat. Seperti bahasa arab akan dijadikan prioritas lantaran tingginya intensitas kerjasama Indonesia dengan Timur Tengah pada masa mendatang.