Fakultas
Dosen FPIK Universitas Bung Hatta Serahkan Buku Jejak Konservasi dan Maritim Nusantara kepada KKP untuk Penguatan SDM
Dosen Program Studi Magister Sumberdaya Perairan, Pesisir dan Kelautan (SP2K) Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Bung Hatta, Dr. Harfiandri Damanhuri, S.Pi., M.Sc., menyerahkan buku karya ilmiahnya berjudul Jejak Konservasi dan Maritim Nusantara: Catatan Alam, Budaya dan Pesisir kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia.
Buku setebal 200 halaman yang diterbitkan Bashaedu, Padang, tersebut merupakan karya ketiga Dr. Harfiandri Damanhuri pada tahun 2026 ini. Buku ini merekam berbagai pemikiran, pengalaman, serta pengamatan penulis mengenai kekayaan alam dan budaya maritim Nusantara, khususnya kawasan pesisir dan pulau-pulau kecil.
Melalui buku tersebut, penulis mengangkat hubungan antara manusia, alam, dan laut dengan menghadirkan catatan mengenai konservasi sumber daya pesisir dan kelautan, kehidupan masyarakat pesisir, serta berbagai dinamika lingkungan dan budaya maritim. Buku ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi akademisi, mahasiswa, praktisi pariwisata, pemerhati lingkungan, masyarakat, maupun pengambil kebijakan.
Penyerahan buku tersebut dilakukan oleh Dr. Harfiandri Damanhuri kepada Dr. Joni Haryadi D., S.Pi., M.Sc., Kepala Pusat Pelatihan Kelautan dan Perikanan, KKP RI, pada Agustus 2026.
Penyerahan karya ilmiah tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas pemanfaatan pengetahuan dan gagasan akademik agar dapat digunakan dalam pengembangan kapasitas sumber daya manusia di bidang kelautan dan perikanan.
Dr. Joni Haryadi D., S.Pi., M.Sc., menyambut baik penyerahan buku tersebut. Menurutnya, buku tersebut dapat dimanfaatkan sebagai bahan referensi dalam pengembangan materi pelatihan yang menjadi salah satu program utama Pusat Pelatihan Kelautan dan Perikanan.
“Kami mengapresiasi penyerahan buku ini. Buku ini dapat menjadi bahan dan referensi yang dapat kami gunakan untuk memperkuat materi pelatihan yang menjadi salah satu program utama kami,” ujarnya.
Dr. Joni Haryadi D. merupakan alumnus Program Studi Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan (PSP), Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Bung Hatta. Ia kemudian melanjutkan pendidikan magister pada Aquatic Resources Program, Faculty of Science and Technology, Universiti Putra Malaysia, serta menyelesaikan pendidikan doktoral pada Program Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Indonesia.
Rektor Universitas Bung Hatta, Prof. Dr. Diana Kartika, menyampaikan kehadiran buku tersebut merupakan salah satu bentuk nyata kontribusi akademisi dalam mendokumentasikan sekaligus menyebarluaskan ilmu pengetahuan, pengalaman, dan gagasan kepada masyarakat.
“Buku ini menjadi sumber informasi penting mengenai berbagai isu aktual, khususnya konservasi sumber daya pesisir dan kelautan, implementasi paradigma blue economy, pengembangan wisata bahari yang ramah lingkungan, sejarah kemaritiman, serta dinamika sosial, ekonomi, dan budaya masyarakat pesisir dan pulau-pulau kecil. Termasuk di dalamnya upaya mendukung implementasi sustainable fisheries,” ujar Prof. Dr. Diana Kartika.
Sementara itu, Prof. Dietriech G. Bengen, DEA, dalam ulasannya menyebut buku ini sebagai sebuah konstruksi intelektual yang mencerahkan. Menurutnya, karya tersebut merupakan manifestasi dari dialektika antara sains, realitas lapangan, dan kearifan lokal yang kerap terabaikan dalam diskursus pembangunan modern.
Pemanfaatan buku Jejak Konservasi dan Maritim Nusantara: Catatan Alam, Budaya dan Pesisir sebagai bahan referensi pelatihan turut mendukung SDGs 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan pengetahuan dan kapasitas sumber daya manusia.
Karya tersebut juga relevan dengan SDGs 14(Ekosistem Lautan) dan SDGs 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) melalui penguatan literasi konservasi sumber daya pesisir dan kelautan