Rabu, 14 Desember 2011
Universitas Bung Hatta
Dr. Maria Ulfah:Dosen Teknik Kimia UBH,Berhasil Produksi Katalis untuk Pengolahan Minyak Bumi
Dr. Maria Ulfah, Dosen Teknik Kimia Universitas Bung Hatta yang melanjutkan studi Doktoralnya di ITB berhasil mempertahankan disertasinya yang berjudul 'Hydrotreating Nafta dengan Katalis NiMo Berpenyangga Gama-Alumina'.
Maria Ulfah berhasil membuat katalis untuk salah satu proses pengolahan minyak mentah tersebut dalam skala laboratorium, skala pilot yang selama ini Pertamina selalu mengimpor katalis tersebu.
Seperti dikutip dari situs www.itb.ac.id/news dijelaskan bahwa katalis penemuan Maria Ulfah tersebut saat ini telah digunakan oleh Pertamina RU-II Dumai selama 4 bulan dan terus berjalan.
Katatalis yang dikembangkan adalah katalis hydrotreating nafta jenis NiMo, yang merupakan larutan stabil dari logam molibdenum sebagai zat aktif dan nikel sebagai promotor. Larutan ini kemudian disangga oleh senyawa gama-alumina menjadi bentuk-bentuk trilog dengan luas permukaan yang optimal.
Dijelaskan juga bahwa proses hydrotreating merupakan salah satu proses penting dalam pengolahan minyak bumi untuk menyingkirkan senyawa-senyawa tersebut. aPertamina membutuhkan sekitar 2000 ton/tahun katalis hydrotreating, yang harus diimpor dari luar negeria ujar Dr. Maria Ulfah biasa dipanggil Ulfah.
Katalis yang yang dikembangkan Ulfah dinamakan TN 100-2T, selain diuji pada reaktor berskala laboratorium, juga telah diuji pada reaktor pilot selama 4 bulan. Bahkan, TN 100-2T telah digunakan dalam reaktor industri (massa katalis 3,5 ton) selama 2,5 bulan di Pertamina RU-II Dumai. Seluruh hasil pengujian tersebut membuktikan bahwa TN 100-2T memiliki aktivitas penyingkiran senyawa sulfur dan nitrogen yang setara dengan katalis komersial yang biasa digunakan di kilang Dumai tersebut
Keberhasilan pembuatan katalis TN 100-2T ini, apalagi dalam skala komersial, merupakan sebuah pencapaian luar biasa yang membangun kepercayaan industri kepada perguruan tinggi, dalam hal ini untuk membuat katalis.
Promotor Dr. Ulfah, Dr. Subagjo, menyatakan kebanggaannya atas keberhasilan produksi 'katalis merah putih' ini, yang diamini oleh segenap ko-promotor, tim penyanggah, dan pemimpin sidang.
"Beginilah sebaiknya sebuah penelitian dilakukan, tidak hanya berhenti hingga publikasi, namun terus dilanjutkan hingga menemukan bentuk aplikasinya dalam kehidupan nyata." Ujar Dr. Melia Laniwati ko-promotor Ulfah menyampaikan apresiasinya.
Setelah memperoleh gelarnya, Dr. Maria Ulfah akan kembali mengajar di Jurusan Teknik Kimia Universitas Bung Hatta dan akan terus mengembangkan keahliannya dalam bidang Teknik Reaksi Kimia dan Katalisis. Demikian dikutib dari situs www.itb.ac.id.