Fakultas
FEB Universitas Bung Hatta Bekali Mahasiswa Literasi Keuangan dan Motivasi Merancang Masa Depan
Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Bung Hatta menghadirkan praktisi industri asuransi dalam kegiatan kuliah praktisi bagi mahasiswa Program Studi Manajemen yang mengambil mata kuliah Manajemen Keuangan dan Metodologi Penelitian Bisnis pada 29 Otkober 2026.
Kegiatan ini menghadirkan dr. Amellina Nurrika, AWP., CSFT, Allianz Syariah Business Mentor, sebagai narasumber yang berbagi wawasan mengenai manajemen risiko, pentingnya perlindungan finansial sejak usia muda, sekaligus memotivasi mahasiswa untuk berani bermimpi dan merencanakan masa depan.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya FEB Universitas Bung Hatta memperkaya proses pembelajaran melalui keterlibatan praktisi industri. Mahasiswa tidak hanya memperoleh pemahaman teoretis dari ruang perkuliahan, tetapi juga mendapatkan gambaran nyata mengenai penerapan konsep manajemen keuangan dan perkembangan industri jasa keuangan dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia bisnis.
Dalam pembelajaran Manajemen Keuangan, mahasiswa perlu memahami tidak hanya lembaga keuangan perbankan, tetapi juga lembaga keuangan nonbank (LKNB), salah satunya industri asuransi. Industri ini memiliki peran strategis dalam memberikan perlindungan finansial melalui mekanisme pengelolaan dan pengalihan risiko. Pemahaman tersebut penting agar mahasiswa mampu mengenali berbagai instrumen keuangan serta menentukan langkah pengelolaan risiko secara tepat.
Dalam pemaparannya, dr. Amellina Nurrika menjelaskan pentingnya mengenali potensi risiko, memahami dampaknya, serta mempersiapkan langkah antisipasi sejak dini. Mahasiswa juga diperkenalkan pada asuransi sebagai salah satu instrumen perlindungan finansial yang dapat membantu menghadapi berbagai ketidakpastian. Kesadaran mengelola risiko, menurutnya, perlu dibangun sejak usia muda, bukan hanya ketika seseorang telah memasuki usia produktif atau memiliki tanggungan keluarga.
Selain membahas literasi keuangan, narasumber juga menyampaikan pesan motivasi tentang keberanian memiliki cita-cita besar dan membangun keyakinan terhadap kemampuan diri. Mahasiswa didorong untuk tidak membatasi potensi, berani menentukan tujuan hidup, serta menyusun langkah konkret untuk mewujudkan impian melalui kerja keras, disiplin, konsistensi, dan perencanaan yang matang. Pesan ini menegaskan bahwa keberhasilan masa depan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik, tetapi juga oleh pola pikir, karakter, dan keberanian mengambil peluang.
Selain itu, kegiatan ini juga menghadirkan Raisa Hulia Putri Weno, BDes, MDes, yang memiliki latar belakang pendidikan S1 di Melbourne dan S2 di Milan. Dalam sesi Guest Lecture, Raisa berbagi pengalaman dan wawasan mengenai dunia kreatif dan kewirausahaan, meliputi Creative Marketing, pengembangan Agency & Start Up Company, serta bisnis properti.
Dari perspektif mata kuliah Metodologi Penelitian Bisnis, fenomena industri asuransi juga membuka ruang bagi mahasiswa untuk mengidentifikasi berbagai persoalan aktual yang dapat dikembangkan menjadi topik penelitian.
Beberapa di antaranya meliputi literasi keuangan, kesadaran masyarakat terhadap risiko, perilaku konsumen dalam memilih produk asuransi, hingga faktor-faktor yang memengaruhi keputusan penggunaan produk perlindungan finansial. Dengan demikian, pengalaman praktis yang diperoleh mahasiswa dapat menjadi jembatan antara teori, fenomena bisnis, dan pengembangan penelitian ilmiah.
Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Bung Hatta, Dr. Listiana Sri Mulatsih, S.E., M.M., CEAP, menyampaikan kuliah praktisi merupakan salah satu upaya fakultas menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan industri. Mahasiswa perlu dibekali tidak hanya dengan penguasaan pengetahuan akademik, tetapi juga literasi keuangan, kemampuan mengenali risiko, serta keberanian dalam merancang masa depan.
"Melalui interaksi langsung dengan praktisi, mahasiswa diharapkan memperoleh perspektif yang lebih luas mengenai dunia industri sekaligus termotivasi untuk terus mengembangkan potensi diri. Kami ingin mahasiswa tidak hanya memiliki cita-cita, tetapi juga mampu menyusun perencanaan dan mengambil langkah nyata untuk mewujudkannya," ungkapnya.
Kegiatan ini juga memberikan kontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan pembelajaran berbasis pengalaman praktis dan peningkatan kompetensi mahasiswa