Fakultas
FTI Universitas Bung Hatta dan Pertamina Dumai Perkuat Kolaborasi Riset Aplikatif dan Magang Industri
Fakultas Teknologi Industri (FTI) Universitas Bung Hatta memperkuat sinergi dengan PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit II Dumai melalui pembahasan studi kelayakan (feasibility study) untuk pelaksanaan penelitian bersama serta penguatan program kerja praktik dan magang mahasiswa.
Kunjungan kerja sama tersebut disambut langsung oleh Senior Group Leader – Electrical Inspection PT Pertamina Patra Niaga, Refinery Unit II Dumai, Ir. Syahril Aditya Ginanjar, S.T., M.T., MPM, IPM, ASEAN Eng., CT, CRP, yang menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif Fakultas Teknologi Industri Universitas Bung Hatta pada 7 Agustus 2026.
Kolaborasi ini menjadi langkah dalam mempertemukan kebutuhan dunia industri dengan pengembangan riset dan pendidikan di perguruan tinggi serta selaras dengan kebutuhan kompetensi di dunia industri.
Ir. Syahril Aditya Ginanjar, S.T., M.T., MPM, IPM, ASEAN Eng., CT, CRP menyampaikan keterbukaan untuk mendukung penelitian yang memiliki relevansi dengan kebutuhan operasional industri sekaligus memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memperoleh pengalaman langsung di lingkungan kerja profesional.
“Kami terbuka untuk mendukung riset yang relevan dengan kebutuhan operasional, serta memfasilitasi kegiatan kerja praktik dan magang mahasiswa agar mereka memperoleh pengalaman langsung di industri,” ujar Ir. Syahril Aditya Ginanjar.
Dekan Fakultas Teknologi Industri Universitas Bung Hatta, Prof. Dr. Eng. Ir. Reni Desmiarti, S.T., M.T., IPU, menegaskan kerja sama dengan dunia industri merupakan bagian penting dalam memperkuat pendidikan yang berorientasi pada kebutuhan nyata di lapangan.
“Tahap studi kelayakan ini menjadi langkah awal yang sangat penting untuk memastikan bahwa penelitian yang dilakukan benar-benar aplikatif dan memberikan manfaat bagi industri," imbuhnya.
FTI Universitas Bung Hatta berkomitmen untuk mendorong kolaborasi yang berkelanjutan dan berdampak nyata, sehingga riset-riset yang dilakukan oleh perguruan tinggi tidak hanya berakhir pada artikel ilmiah, tetapi juga mampu menyelesaikan permasalahan yang ada di industri.
Selain itu, fokus diskusi juga mencakup pengembangan topik riset di bidang efisiensi energi, pengelolaan lingkungan, serta inovasi proses industri yang berkelanjutan, yang dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan bersama.
"Topik-topik tersebut dinilai memiliki relevansi yang kuat dengan tantangan industri sekaligus membuka peluang bagi pengembangan riset terapan yang dapat memberikan solusi terhadap kebutuhan operasional," ungkap Prof. Reni Desmiarti
Kolaborasi ini juga memberikan ruang bagi mahasiswa Fakultas Teknologi Industri Universitas Bung Hatta untuk memperoleh pengalaman belajar di lingkungan industri. Melalui program kerja praktik dan magang yang lebih terarah, mahasiswa diharapkan dapat mengembangkan kompetensi teknis, kemampuan pemecahan masalah, serta pemahaman terhadap standar dan budaya kerja industri.
Kolaborasi ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) dan SDG 9( Industri, Inovasi dan Infrastruktur) untuk. Pengembangan penelitian aplikatif yang menghasilkan inovasi dan solusi teknologi yang dapat diterapkan secara nyata sekaligus mendorong peningkatan daya saing dan keberlanjutan sektor industri.