Berita Terbaru
Selasa, 24 Maret 2009
Universitas Bung Hatta
IPK Tinggi Bukan Jaminan Sukses Bekerja
Indek Prestasi Komulatif (IPK) tinggi yang diperoleh di bangku kuliah tidak menjamin seorang sarjana sukses memperoleh lapangan pekerjaan dalam waktu cepat. Penelitian menunjukkan bahwa, untuk sukses memperoleh kerja, IPK hanya berada di urutan ke-16. Sedangkan yang sangat menentukan adalah kemampuan berkomunikasi, kejujuran dan disiplin dari pencari kerja tersebut.
Demikian dikemukan Rektor Universitas Bung Hatta, Prof. Dr. Ir. Hafrijal Syandri, MS dalam sambutannya ketika membuka acara pembekalan aKiat Sukses Menembus Pasar Kerjaa bagi calon wisudawan/wati ke-50 dari fakultas ekonomi UBH, di aula gedung B, Selasa (24/3). Kegiatan sehari yang digelar atas kerjasama FE Ekonomi UBH dengan Karir.Com Jakarta ini diikuti 75 orang peserta.
Dalam kesempatan itu, Hafrijal mengingatkan agar janganlah menjadi mahasiswa akutu bukua saja, tetapi haruslah mengasah diri dengan berbagai kegiatan organisasi di kampus, yang tidak hanya bermanfaat sebagai bekal untuk meningkatkan kemampuan berkomunikasi, tetapi juga untuk menempa kejujuran dan disiplin diri. aBanyak mahasiswa aktivis kampus, yang meski IPK-nya sedang, tapi ternyata mereka sukses memperoleh kerja dengan cepat, karena kemampuan berkomunikasinya baik, sehingga bisa meyakinkan pimpinan perusahaan yang dituju. Selain itu, kemampuan adaptasi diri dengan kondisi lingkungan juga tak kurang pentingnya untuk sukses memperoleh peluang kerja dewasa ini,a katanya.
Wakil Dekan Fakultas Ekonomi UBH Kasman Karimi, S.E., M.Si pada kesempatan itu menyatakan, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pembekalan bagi calon wisudawan untuk memasuki pasar kerja dengan kesiapan yang matang, terutama harus menguasai informasi kerja secara akurat.
Pembekalan ini membahas dua topik dengan dua narasumber yakni, aSukses Melamar Kerja Secara Onlinea oleh Yanny Wirawan (GM and Sales Marketing Karir. Com), dan aInterview for Employmenta oleh Ani Fegda, M. Si. Psi. (Associate Trainner, Counselor Career Depelopment Center).