Kabar Baik Bagi Calon Advokat Berita Terbaru
Senin, 19 September 2005
Universitas Bung Hatta

Kabar Baik Bagi Calon Advokat

Ini kabar baik bagi calon advokat. Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Pusat, akhir November nanti akan menggelar ujian guna mendapatkan kartu izin berprofesi selaku advokat. Kabar baik ini dikemukan Wasekjen Peradi Pusat Hasanuddin Nasution, SH kepada Harian Padang Ekspres, di sela-sela membuka secara resmi Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) selaku persyaratan mutlak mengikuti ujian memperoleh izin pengacara, Jumat (16/9). Pendidikan ini diangkat atas kerjasama Fakultas Hukum UBH dengan DPD Serikat Pengacara Indonesia (SPI) Sumbar. Tak kurang 42 peserta mengikuti acaran ini hingga pertengahan Oktober mendatang. ”Digelarnya PKPA ini, ditujukan kepada upaya mempermudah calon tenaga advokat mengikuti ujian memperoleh perizinan mengambil profesi advokat. Insya Allah akhir November mendatang akan kita gelar secara serentak di seluruh Indonesia,” tukas Hasanuddin. Sistem pendidikan yang bakal dijalankan dalam pelatihan ini, digelar tiga kali semingu, Jum'at, Sabtu, dan Minggu. Tenaga pengajar berasal dari Peradi, SPI, Praktisi Hukum, dan akademisi. Diantaranya, Hasanuddin Nasution SH, Boy Yendra Tamin SH MH, Rusdi Zen SHdan Rahmat Wartira SH. Hasanuddin menilai dunia advokat hari ini sangat cerah, dibuktikan dengan banyaknya kasus yang membutuhkan tenaga advokat. Sementara tenaga advokat yang memiliki kemampuan, sangat terbatas. ”Kita membutuhkan tenaga advokat yang mampu berperan selaku agen pembaharuan hukum. Yakni, mampu mengakomodir semua kepentingan yang bersikap global, tanpa menghilangkan kepentingan lokal. Intinya, tenaga advokat yang bermoral dan mampu menegakkan aturan yang berlaku,” tukas Hasanuddin sembari mengatakan akan melakukan evaluasi terhadap keberhasilan pelaksanaan program ini. Rektor UBH Prof Dr H Yunazar Manjang menilai dipercayakannya Fakultas Hukum UBH mengelar pendidikan ini, membuktikan tak ada persoalan mendasar antara PTS dan PTN. Karena program sejenis juga pernah digelar di PTN. ”Melalui program ini, juga dimaksudkan sebagai ajang mempertemukan kembali alumni FH UBH yang selama ini terpisah-pisah. PKPA mampu mempertemukan alumni dengan almamater, 80 persen dari 42 peserta berasal dari alumni UBH,” tukas mantan Kepala Kopertis Wilayah X ini. (sumber-rdo.padangekspres.com)