Fakultas
Kemah Ekonomi Berbakti FEB Universitas Bung Hatta Tanamkan Kepedulian Lingkungan dan Siapkan Regenerasi Pemimpin
Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Bung Hatta menyelenggarakan Kemah Ekonomi Berbakti (KEB) 2026 di Kampuang Panyalai, Nagari Koto Baru, Kecamatan VII Koto Padang Sago, Kabupaten Padang Pariaman, pada 16–18 Oktober 2026.
Kegiatan yang diikuti 80 mahasiswa baru FEB angkatan 2026 dan tiga dosen pembimbing ini menjadi wadah pembentukan karakter, kepedulian lingkungan, penguatan solidaritas, sekaligus pengenalan kehidupan organisasi kemahasiswaan.
Salah satu agenda utama KEB 2026 adalah penanaman tanaman herbal sebagai bentuk aksi nyata kepedulian terhadap lingkungan. Selain memperkenalkan manfaat tanaman herbal, kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran mahasiswa mengenai pentingnya menjaga kelestarian lingkungan melalui aksi sederhana yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
KEB 2026 juga diisi dengan berbagai permainan kelompok yang dirancang untuk membangun teamwork, komunikasi, solidaritas, dan semangat kolaborasi. Melalui aktivitas tersebut, mahasiswa belajar membangun kekompakan, saling menghargai, menyelesaikan tantangan bersama, serta memahami pentingnya kerja sama dalam mencapai tujuan.
Rangkaian kegiatan turut diramaikan dengan pemberian penghargaan kepada para pemenang berbagai perlombaan dalam rangkaian KRIDA FEB 2026. Apresiasi tersebut diberikan sebagai bentuk penghargaan terhadap kreativitas, partisipasi, dan semangat mahasiswa baru dalam mengikuti rangkaian kegiatan.
Tidak hanya berorientasi pada kebersamaan, KEB 2026 menjadi momentum bagi mahasiswa baru untuk mengenal lebih dekat lembaga kemahasiswaan di lingkungan FEB Universitas Bung Hatta. Pengenalan tersebut mencakup peran dan fungsi organisasi mahasiswa, kesempatan berpartisipasi dalam kepengurusan, serta pemahaman mengenai proses regenerasi organisasi dan Pemilihan Umum (Pemilu) mahasiswa.
Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Bung Hatta, Dr. Hj. Listiana Sri Mulatsih, S.E., M.M., CEAP, menegaskan Kemah Ekonomi Berbakti bukan sekadar kegiatan kebersamaan di luar kampus, tetapi merupakan bagian dari proses pembentukan karakter, kepemimpinan, dan tanggung jawab sosial mahasiswa.
“Melalui Kemah Ekonomi Berbakti, kita berharap mahasiswa baru tidak hanya membangun kebersamaan dan solidaritas, tetapi juga tumbuh menjadi mahasiswa yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan, mampu bekerja sama, serta siap mengambil peran dalam kehidupan organisasi kemahasiswaan. Regenerasi kepemimpinan harus dipersiapkan sejak dini agar lembaga kemahasiswaan FEB terus berjalan secara berkesinambungan dan mampu melahirkan pemimpin-pemimpin baru yang bertanggung jawab,” ungkap Dr. Listiana.
Menurutnya, pembinaan mahasiswa melalui kegiatan seperti KEB penting dilakukan sejak awal masa perkuliahan agar mahasiswa tidak hanya berkembang dari sisi akademik, tetapi juga memiliki kemampuan kepemimpinan, komunikasi, kolaborasi, dan kepedulian sosial.
“Mahasiswa perlu mendapatkan pengalaman untuk belajar memimpin, bekerja dalam tim, mengambil keputusan, dan bertanggung jawab terhadap lingkungan maupun organisasi. Nilai-nilai tersebut menjadi bekal penting bagi mahasiswa dalam menjalani kehidupan akademik dan berorganisasi,” tambahnya.
Ia berharap Kemah Ekonomi Berbakti dapat terus menjadi tradisi positif dalam pembinaan mahasiswa FEB Universitas Bung Hatta. Keberlanjutan kegiatan tersebut diharapkan mendapat dukungan dari berbagai pihak sehingga program pembinaan karakter, kepemimpinan, kepedulian sosial, dan pengembangan organisasi mahasiswa dapat terus diperkuat.
Ketua Pelaksana KEB 2026, Agitto Parmala, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan berkelanjutan dari Yayasan Pendidikan Bung Hatta, Universitas Bung Hatta, dan FEB Universitas Bung Hatta sehingga Kemah Ekonomi Berbakti dapat kembali dilaksanakan.
Menurutnya, dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam keberlangsungan kegiatan yang memberikan ruang kepada mahasiswa untuk mengembangkan karakter, memperkuat solidaritas, membangun kemampuan bekerja sama, serta mempersiapkan diri menjadi bagian aktif dalam organisasi kemahasiswaan.
Pelaksanaan KEB 2026 memberikan dampak positif terhadap SDGs 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui pengembangan keterampilan kepemimpinan, komunikasi, dan kerja sama mahasiswa.