Kerjasama UNRI dengan UBH Berita Terbaru
Sabtu, 14 Mei 2005
Universitas Bung Hatta

Kerjasama UNRI dengan UBH

Sejalan dengan visi dan misi serta tujuan Universitas Riau (Unri), akan terus melakukan dan mengembangkan kejasama dengan Universitas Bung Hatta (UBH) Padang, terutama sekali dengan Fakultas Perikanan dan Kelautan, selain untuk pengembangan penelitian-penelitian bersama juga dalam pengembangan program pascasarjana antar ke-dua Universitas. Hal tersebut diungkapkan Rektor Unri Prof.Dr.Muchktar Ahmad,M.Sc dalam sambutanya pada acara pembaruan kembali MOU UNRI dengan UBH yang telah terjalin sejak tahun 1984, dalam waktu yang sama juga ditanda tangani MOU antara Program Pascasarjana Unri dengan Program Pascasarjana Pengelolaan Pesisir dan Kelautan Universitas Bung Hatta yang dihadiri bersama oleh segenap pimpinan UNRI dan UBH di Kampus Unri Panam pada Sabtu (14/5). Menurut Muchtar, pembaruan kembali kerjasama ini adalah mempererat kembali hubungan kerjasama yang telah dimulai oleh ke-2 universitas sejak 21 tahun yang lalu. Pada awalnya bentuk kerjasama antar ke-2 universitas adalah dalam bentuk mengembangkan, dimana UBH merupakan perguruan tinggi swasta yang baru berumur 3 tahun. “Sejak 21 tahun yang lalu antara pihak UTM dengan UBH telah membuat semacam MoU. Namun sekarang Ubh juga telah membuka program pascasarjana, tentu hal ini juga harus kita kembangkan dengan membuat MOU baru antara pascasarjana UNRI dengan pascasarjana,” ujarnya menjelaskan. Sementara itu, Prof.Dr.Yunazar Manjang dalam sambutannya mengatakan, bahwa kunjungan dan diperbabaharuinya kembali MOU ini ibaratnya adalah mengunjungi dan meminta arahan dari “orang tua atau dunsanak”, karena Rektor Unri yang sekarang ini pernah membangun dan mengembangkan UBH selama menjadi Dekan di Fakultas Perikanan UBH periode 1991-1995 dan hasil buah tangan dialah sekarang ini satu-satunya Fakultas yang memiliki staf pengajar yang memiliki gelar akedemik Doktor sebanyak 12 orang dan paling banyak di lingkungan UBH.. Selain itu katanya “Muchtar Ahmad juga adalah seorang pakar dan ahli kelautan yang hasil pemikiran-pemikiran beliau sangat perlu bagi pengembangan dunia perikanan dimasa datang” ujarnya. Lebih jauh Muchtar mengatakan bahwa UBH memiliki peluang-peluang untuk melakukan berbagai penelitian tentang kelautan yang sumber dana banyak bersala dari luar negeri maupun pemerintah sendiri. “Sampai saat ini LIPI masih mengakui bahwa dibidang penelitian terumbu karang (coral reef) UBH masih yang terbaik, yang penting sekarang adalah bagaimana untuk terus meningkatkan dan mempertahankan dan mencari sumber-sumber dana lain,” katanya lagi. Sementara itu Direktur pascasarjana UNRi yang diwakali oleh Dr.Dewi menyampaiakan, MOU yang ditandatangani nanti perkuliahan untuk program Magister Managemen Unri akan dilakukan di Padang dan untuk program pascasarjana Pengelolaan Pesisir dan Kelautan UBH akan dilakukan di UNRI Riau. Menurutnya kerjasama UBH dengan UNRI ini sangat penting karena dengan adanya kerjasama ini maka para mahasiswa kedua program studi akan sangat terbantu sekali dengan masalah keuangan mapun waktu, karena bagi yang berminat kelautan tidak perlu lagi ke Padang maupun orang Padang yang berminat magister manajemen Unri juga tidak perlu harus kuliah di Riau. Dalam kunjungan dan penanda tanganan MOU ini rombongan UBH juga melakukan kunjungan ke Universitas Islam Riau, hadir dalam acara kunjungan tersebut Rektor UIR dengan seluruh jajaranya mulai dari Pembantu Rektor sampai tingkat Dekan. Akhir dari kunjungan kedua Universita tersebut sore harinya di adakan pertandingan persahabatan Tenis lapangan dan Badminton Sehingga memang tersa sekali bahwa kunjungan ini merupakan kunjungan kepada “dunsanak”.