Lapangan Futsal Kampus II UBH Bertaraf Internasional Berita Terbaru
Rabu, 04 April 2012
Universitas Bung Hatta

Lapangan Futsal Kampus II UBH Bertaraf Internasional

Gelanggang Seni dan Olah Raga Kampus II Universitas Bung Hatta (UBH) yang dibangun hasil bekerja sama dengan Kementrian Pemuda dan Olahraga juga dilengkapi lapangan lapangan futsal dengan ukuran luas lapangan 18x28 meter persegi. Adapun, fasilitas pendukung yang tersedia, ruang ganti, kamar mandi, dan dalam waktu dekat juga akan dilengkapi dengan fasilitas Wi-Fi, fasilitas parkir yang luas maupun cafe. Wakil Rektor I UBH Eko Alfares.Z diruang kerjanya Rabu,(4/4) mengatakan, pembangunan GOR tersebut dilaksanakan setelah penandatanganan MoU telah dilakukan di Gedung Kemenpora bulan September 2010 lalu oleh Kepala Biro Perencanaan Kemenpora Dedy Kusdinar disaksikan Staf Khusus Kemenpora, Lalu Wildan. Ia menyebutkan, Gedung Olahraga dan Kesenian itu masing-masing berkapasitas 1.000 orang. Sementara, sumber dana Rp9.9 miliar berasal dari Kemenpora yang telah dianggarkan dalam program pembangunan gelanggang remaja di seluruh Indonesia. Sementara, untuk lahan dan pematangan lahan disediakan oleh pihak Yayasan Pendidikan Bung Hatta di atas lahan seluas 5.5 Ha senilai Rp7 miliar lebih. Menurutnya lagi meski berada di kompleks Universitas Bung Hatta, gelanggang remaja yang dibangun tersebut juga diperuntukkan bagi seluruh lapisan masyarakat Kota Padang dan Sumatera Barat. "Boleh dikatakan lapangan futsal ini bertaraf internasional jika melihat ukuran lapangan dan fasilitas yang tersedia. Pengunjung akan lebih nyaman bermain. Apalagi, dengan ventilasi udara yang terbuka, lapangan tersebut sudah sering digunakan untuk berbagai efen futsal yang digelar mahasiswa dan juga tempat pelaksanaan prosesi wisuda UBH a imbuh Eko. Ia juga berharap, pembangunan kampus II dan pembangunan Gelanggang Seni dan Olah Raga tersebut juga dapat mengangkat perekonomian masyarakat sekitar dan memajukan daerah. Pemanfaatan GOR tersebut juga dapat memenuhi kebutuhan masyarakat dan bersinergi dalam pemanfaatannya. Gelanggang seni dan olah raga tersebut dapat dimanfaatkan oleh segenap lapisan masyarakat untuk ber-olah raga dan seni, sehingga salah satu keberadaan dan tujuan sebuah kampus maupun GOR dalam pengabdian pada masyarakat benar-benar terwujud.(**Indrawadi-Humas UBH).