Fakultas
Mahasiswa FPIK Universitas Bung Hatta Laksanakan Teaching Factory di Si Pujuk Farm
Mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Bung Hatta mengikuti kegiatan Teaching Factory ke Si Pujuk Farm, salah satu usaha UMKM Perikanan yang berlokasi di Koto Panjang Ikua Koto, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang pada 20 Juni 2026.
Kegiatan yang menjadi bagian dari pembelajaran Mata Kuliah Tata Letak Perencanaan Pabrik ini diampu oleh Prof. Dr. Ir. Yusra, M.S., Ir. Yempita Efendi, M.S., dan Sindy Gemaeka Putri, S.Pi., M.Si.
Si Pujuk Farm dipilih sebagai lokasi pembelajaran karena merupakan UMKM yang bergerak di bidang pembenihan, pembesaran, dan pengolahan ikan lele serta patin asap. Usaha yang berdiri sejak tahun 2017 tersebut dikelola oleh alumni Universitas Bung Hatta dan telah berkembang menjadi salah satu usaha perikanan yang mengintegrasikan kegiatan budidaya dan pengolahan hasil perikanan dalam satu kawasan usaha.
Dosen pengampu mata kuliah, Prof. Dr. Ir. Yusra, M.S., mengatakan kegiatan teaching factory ini merupakan metode pembelajaran yang penting untuk membekali mahasiswa dengan pemahaman komprehensif mengenai perencanaan dan pengelolaan industri perikanan. Melalui pendekatan ini, mahasiswa diharapkan mampu menghubungkan teori yang diperoleh di ruang kuliah dengan praktik nyata yang diterapkan di lapangan.
“Dalam kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya mempelajari tata letak bangunan dan fasilitas produksi, tetapi juga mengamati secara langsung proses pengolahan, penempatan peralatan, sistem drainase, instalasi listrik, sumber air, hingga sistem penanganan limbah yang diterapkan oleh pelaku usaha,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa pembelajaran berbasis industri juga menjadi salah satu upaya FPIK Universitas Bung Hatta dalam menghasilkan lulusan yang adaptif terhadap kebutuhan sektor perikanan dan kelautan.
“Kami ingin mahasiswa tidak hanya memahami konsep secara teoritis, tetapi juga mampu mengevaluasi dan merancang tata letak usaha yang efektif, efisien, dan berkelanjutan. Dengan berinteraksi langsung dengan pelaku usaha, mahasiswa memperoleh wawasan mengenai tantangan dan peluang yang dihadapi industri perikanan saat ini,” tambahnya.
Sebelumnya, mahasiswa juga telah melaksanakan kegiatan Teaching Factory di Sentra Pengolahan Perikanan Pasia Nan Tigo serta Kampung Nelayan Merah Putih di Ketaping. Kunjungan ke berbagai unit usaha dan kawasan perikanan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkaya pengalaman belajar mahasiswa melalui pengamatan langsung terhadap beragam model usaha dan sistem pengelolaan perikanan.