Berita Terbaru
Sabtu, 14 April 2007
Universitas Bung Hatta
Mahasiswa FTI Univ. Bung Hatta Rancang Robot Cerdas Pemadam Api
Universitas Bung Hatta kembali mengukir prestasi, setelah beberapa bulan yang lalu mahasiswa jurusan Teknik Elektro Universitas Bung Hatta berhasil membuat Helikopter, sekarang berhasil pula membuat Robot Cerdas Pemadam Api. Robot yang dirakit menggunakan bahan akrilit dilengkapi pengindra dan motor penggerak dirancang memiliki kecerdasan yaitu mampu melacak keberadaan sumber api kemudian berupaya menemukannya dan selanjutnya memadamkan, lalu robot kembali keposisi semula. Robot ini diproyeksikan dapat menggantikan petugas pemadam kebakaran untuk memadamkan api pada posisi yang sulit dan beresiko.
Robot rancangan Fery Dwi Septian dan Muhammad Zainal mahasiswa semester VIII (angkatan 2003) jurusan Teknik Elektro Universitas Bung Hatta dibimbing oleh Hidayat, ST, MT dosen yang sehari-hari menekuni bidang kontrol, juga kepala Laboratorium Sistem Kontrol Universitas Bung Hatta.
Robot rancangan mahasiswa tersebut di ikutsertakan dalam Kontes Robot Cerdas Indonesia (KRCI 2007) yang diselenggarakan oleh Dirjen Pendidikan Tinggi (Dikti). Team KRCI Universitas Bung Hatta diberi nama Team Hatta-TE1. Team Hatta TE-1 lolos seleksi pertama yang diikuti lebih 300 team utusan berbagai PTN dan PTS, kemudian lolos dalam seleksi kedua yang hanya menyisakan 72 Team saja.
Sekarang Team Hatta-TE sedang menjalankan proses seleksi ketiga oleh team juri KRCI 2007 yaitu DR. Eril Mozef, MS,DEA yang sehari-hari mengajar di Politeknik Bandung. Bersama Bapak Eril juga hadir Bapak Drs.Andi Fachrudin, Msi yang sehari-hari bekerja di TVRI, juga ketua rombongan Team Kontes Robot Internasional, sengaja datang ke Padang untuk menilai Robot Hatta-TE-01. Apabila Team Hatta-TE1 lolos pada seleksi ketiga, akan diundang ke Surabaya tanggal 9-10 Juni 2007 mengikuti final KRCI 2007. Kriteria pemenang adalah : desain mekanik, kemampuan memadamkan api kemudian berbalik ke home, robot yang paling cepat mematikan api yang ditempatkan dalam sebuah arena yang terdiri dari 3 kamar. Satu dari kamar tersebut dinyalakan lilin. Robot dilepas pada suatu titik, kemudian robot harus mampu mencari sumber api, kemudian mematikan dan selanjutnya robot kembali ketempat semula, demikian diungkapkan oleh Eril.
Robot yang dibuat oleh Team Hatta-TE1 memamfaatkan bahagian aksesoris mainan anak-anak untuk kelengkapannya. Agar robot memiliki kecerdasan sehingga mampu bekerja seperti yang diharapkan robot diprogram menggunakan algoritma logika fuzzy, yaitu algoritma kontrol yang bekerja berdasarkan data heuristic, seperti layaknya seorang operator cerdas. Program disimpan dan diproses dengan mikrokontroler sebagai komponen pusat pengendali. Sebagai alat indra robot dipasang sensor jarak untuk mendeteksi rintangan dan sensor api untuk mendeteksi sumber api. Sedangkan untuk menggerakan digunakan motor servo dan motor kipas untuk pemadam api. Sampai tahap ini sudah menghabiskan dana lebih dari 5 juta rupiah, demikian dikemukakan oleh Fery. Tambahannya lagi, robot akan meningkat kecerdasannya apabila dilengkapi dengan alat pendeteksi posisi (kompas) dan camera, sehingga robot lebih selektif dan fleksibel mengenal objek.
Proses seleksi dihadiri juga oleh Wakil Rektor III Dra.Susi Herawati, M.Pd, yang menunjukan dukungan penuh terhadap kegiatan ini. Hidayat, ST, MT selaku ketua Jurusan Teknik Elektro Universitas Bung Hatta sekaligus Pembina Team Hatta TE-1, mengusulkan agar kedepannya dibentuk Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Teknologi yang diprakarsai oleh Team Hatta TE-1. UKM Teknologi merupakan wadah bagi mahasiswa universitas Bung Hatta untuk berkereasi dibidang teknologi sekaligus membangun atmospir akademik yang kondusif antara dosen dan mahasiswa. Dengan demikian event-event yang akan datang lebih banyak melibatkan mahasiswa dan dosen.