Mahasiswa KKN-PPM UBH Disuguhi Tampilan Kesenian aLukah Giloa Berita Terbaru
Senin, 15 Agustus 2011
Universitas Bung Hatta

Mahasiswa KKN-PPM UBH Disuguhi Tampilan Kesenian aLukah Giloa

Lain lubuk lain ikannya, lain ladang lain belalang, begitulah kira-kira ibarat yang didapatkan mahasiswa UBH yang sedang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pada Masyrakat (KKN-PPM) di Kenagarian Sungayang Tanah Datar. Sebab, kehadiran mahasiswa UBH yang KKN di Kenagarian Sungayang membawa spirit tersendiri bagi tim tim kesenian Taratak Indah Sungayang untuk meningkatkan frekwensi latihan kesenian berupa tari piring yang dimainkan oleh anak-anak, alukah giloa, debus dan Silek Harimau, yang biasanya di gelar setiap malam minggu di lapangan bola Pulai dan menampilkannya khusus untuk mahasiswa KKN-PPM UBH dan Tim Safari Ramadhan UBH, Sabtu (13/8). Menurut tokoh masyarakat sekaligus pawang alukah giloa Dt.Putiah, pertunjukan "lukah gilo" belakangan ini telah mulai langka dimainkan, dan hanya pada acara-acara tertentu saja. Menurutnya lagi, kesenian alukah giloa yang dimaksud bukanlah lukah yang digunakan untuk menangkap ikan akan tetapi di beberapa nagari di sumatera barat lukah ini dijadikan semacam permainan yang bersifat magis. Lukah ini di mantra-mantrai oleh seorang pawang,lalu lukah tersebut dapat melompat-lompat atau menari-nari dengan sendirinya. Lukah dengan ukuran yang besar tersebut biasanya dipegang oleh beberapa orang muda yang kuat-kuat dan berusaha untuk menjinaknan lukah yang bergerak-gerak itu. Kadangkala ada yang sampai orang yang memegang lukah itu terjatuh.a Permainan ini sarat dengan kekuatan magis dan sifatnya hanya hiburana ujar Dt.Putiah. Penampilan kesenian alukah giloa ini benar-benar menyedot perhatian ratusan masyarakat dan mahasiswa KKN yang menyaksikan, bahkan karena rasa penasaran beberapa orang mahasiswi UBH yang KKN-PPM di berikan kesempatan untuk ikut mencoba dan berpatisipasi dlm permainan lukah gilo tersebut. Medya Oktivani Putri, Mahasiswa Sastra Inggris UBH yang mencoba ikut bermain alukah giloa mengatakan, ia dan beberapa teman-temannya sangat penasaran sekali ingin merasakan dan memegang lukah yang sedang berontak tersebut. aRasa nya tak bisa di ungkapkan dengan kata-kata, dan rasa penasaran pun lenyap seketika, dapat memegang lukah yang sedang berontak itua ujar Putri panggilan sehari-hari Medya. Hal yang sama juga diamini Askunis Lubis Ketua kelompok KKN-PPM yang sangat aktif mengajak peserta KKN untuk ikut berperan. Pertujukkan lain yang tak kalah mendebarkan malam itu adalah atraksi debus, dimana beberapa orang pemuda berguling-guling di atas bara api dan dipukul berkali-kali, tanpa mengalami cidera sedikitpun. Usai atraksi debus, tim kesenian Taratak Indah juga menampilkan atraksi silek Harimau dan tampilan tari piring oleh anak-anak dengan gerakanya yang lincah dan kompak. Pertunjukan yang begitu mendebarkan serta menarik tersebut membuat pengunjung seolah enggan beranjak dari tempat duduknya, bahkan hingga pertunjukan berakhir.(indrawadi)