Lewati ke konten utama
Mahasiswa TEK Universitas Bung Hatta Eksplorasi Teknologi Konstruksi Bersama JOTUN Fakultas
Jumat, 16 Oktober 2026
Ubay

Bagikan:

Mahasiswa TEK Universitas Bung Hatta Eksplorasi Teknologi Konstruksi Bersama JOTUN

Mahasiswa Program Studi Teknik Ekonomi Konstruksi (Quantity Surveying), Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP), Universitas Bung Hatta, mengikuti kuliah lapangan Teknologi Konstruksi bertajuk “Beyond the Surface: Eksplorasi Inovasi Material dan Teknologi Finishing Bangunan Bersama JOTUN” di Kantor Jotun Flagship Kusuma Sumber Rezeki, Kota Padang pada 15 Oktober 2026.

Kuliah lapangan tersebut didampingi oleh dosen pengampu mata kuliah Teknologi Konstruksi, Fielda Roza, S.T., M.T., yang juga menjabat sebagai Ketua Program Studi Teknik Ekonomi Konstruksi Universitas Bung Hatta.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk menghubungkan teori yang dipelajari di ruang kuliah dengan penerapan teknologi dan material dalam praktik industri.

"Kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran langsung bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan mengenai perkembangan material konstruksi, inovasi produk, serta teknologi finishing bangunan yang digunakan dalam industri konstruksi," sebutnya.

Mengusung tema Beyond the Surface, kegiatan ini mengajak mahasiswa memahami bahwa finishing bangunan bukan sekadar aspek estetika, tetapi juga berkaitan dengan kualitas material, daya tahan, perlindungan permukaan, efisiensi biaya, dan keberlanjutan bangunan. Pemahaman tersebut penting bagi mahasiswa TEK yang dipersiapkan menjadi tenaga profesional di bidang estimasi biaya, pengukuran kuantitas, dan manajemen biaya konstruksi.

Dalam perspektif Quantity Surveying, pemilihan material dan teknologi finishing memiliki keterkaitan erat dengan penyusunan spesifikasi teknis, perhitungan volume pekerjaan, analisis harga satuan, serta evaluasi biaya selama siklus hidup bangunan. Oleh karena itu, pemahaman terhadap karakteristik dan inovasi material menjadi bekal penting bagi mahasiswa dalam memberikan rekomendasi yang tepat berdasarkan pertimbangan mutu, biaya, dan kebutuhan proyek.

Fielda Roza, S.T., M.T., menekankan pentingnya pembelajaran berbasis pengalaman lapangan untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa. Keterlibatan JOTUN dalam kegiatan ini juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengenal lebih dekat perkembangan teknologi pelapis dan finishing bangunan, termasuk karakteristik produk, penerapan material, serta pertimbangan kualitas dalam pekerjaan konstruksi.

"Pengalaman ini diharapkan dapat memperkaya perspektif mahasiswa mengenai kebutuhan industri dan perkembangan teknologi bangunan yang terus berubah," tambahnya.

Kegiatan ini juga mendukung pencapaian SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur), dan SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui pembelajaran berbasis pengalaman dan penguatan kompetensi mahasiswa.