Fakultas
Manajemen Universitas Bung Hatta Hadirkan Kuliah Praktisi Bersama PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2
Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Bung Hatta menyelenggarakan kegiatan kuliah praktisi dengan menghadirkan Mario Ricci Mangu, S.T., M.Si., Supervisor Utilitas dan Sistem Informasi PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Teluk Bayur yang bertempat di Kampus Proklamator II Universitas Bung Hatta pada 26 Juni 2026.
Kuliah praktisi ini berlangsung pada matakuliah Bisnis Internasional yang dengan dosen pengampu Reni Yuliviona, S.E., M.Si., Ph.D.
Ketua Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Bung Hatta, Dr. Zeshasina Rosha, S.E., M.Si. Ia menyampaikan kuliah praktisi menjadi salah satu implementasi pembelajaran yang menghubungkan teori di ruang kelas dengan praktik di dunia industri.
"Kehadiran praktisi dari dunia usaha dan industri memberikan pengalaman belajar yang sangat berharga bagi mahasiswa. Melalui kegiatan ini, mahasiswa dapat memahami bagaimana konsep manajemen diterapkan secara nyata dalam dunia kerja,” ujar Dr. Zeshasina Rosha.
Dr. Zeshasina Rosha menambahkan kegiatan kuliah praktisi menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan industri dan perkembangan dunia kerja.
Melalui kegiatan ini, Program Studi S1 Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Bung Hatta berharap mahasiswa memperoleh wawasan praktis, memperluas jejaring profesional, serta meningkatkan kesiapan menghadapi dunia kerja dan tantangan industri di masa depan.
Sebagai narasumber, Mario Ricci Mangu, S.T., M.Si., yang menjabat sebagai Supervisor Utilitas dan Sistem Informasi PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Teluk Bayur, membagikan pengalaman profesionalnya dalam pengelolaan sistem informasi, operasional, serta pemanfaatan teknologi dalam mendukung layanan kepelabuhanan.
Ia menjelaskan transformasi digital dan pengelolaan informasi menjadi faktor penting dalam meningkatkan efisiensi dan daya saing perusahaan. Mahasiswa juga diperkenalkan pada tantangan dan peluang yang dihadapi dunia industri di era digital.
“Dunia kerja saat ini membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga kemampuan beradaptasi, berpikir kritis, dan menguasai teknologi informasi. Mahasiswa perlu mempersiapkan diri sejak dini agar mampu bersaing di dunia profesional,” ungkap Mario Ricci Mangu.
Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan mengajukan pertanyaan mengenai pengelolaan perusahaan, sistem informasi, serta kompetensi yang dibutuhkan oleh industri saat ini.