Fakultas
Mohammad Kelvin Perdana Paparkan Riset Jalan Maransi di Simposium Internasional
Mohammad Kelvin Perdana, calon wisudawan Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Bung Hatta mempresentasikan hasil penelitiannya dalam kegiatan Civil Engineering International Symposium yang diselenggarakan di Universitas Negeri Padang pada 15 September 2026.
Kelvin yang akan mengikuti wisuda periode Oktober 2026 merupakan mahasiswa di bawah bimbingan Dr. Ir. Eva Rita, M.Eng. Dalam kegiatan tersebut, ia memaparkan makalah berjudul โThe Effects of Road Right-of-Way Utilization on Road Performance at Maransi Street.โ
Civil Engineering International Symposium merupakan forum akademik yang diorganisasi oleh tiga perguruan tinggi, yakni Universitas Negeri Padang, Universitas Bung Hatta, dan Universiti Teknologi Malaysia.
Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari sejumlah institusi dan perguruan tinggi dalam dan luar negeri, di antaranya PTRF-UTM, Universiti Pertahanan Malaysia, Kunming University of Science and Technology, Abdullahi Fodio University of Science and Technology, serta Ulster University.
Makalah yang dipresentasikan Kelvin ditulis bersama dua akademisi Universitas Bung Hatta, yakni Dr. Ir. Eva Rita, M.Eng. dan Prof. Nasfryzal Carlo. Penelitian tersebut mengkaji pengaruh pemanfaatan ruang milik jalan (right-of-way) terhadap kinerja Jalan Maransi di Kota Padang.
Dalam paparannya, Kelvin menjelaskan bahwa Jalan Maransi memiliki intensitas pergerakan kendaraan yang relatif tinggi, terutama sebagai salah satu jalur pergerakan dari pusat Kota Padang menuju kawasan perkantoran Wali Kota Padang melalui kawasan Aie Pacah dan depan gerbang Kampus II Proklamator Universitas Bung Hatta. Jalan tersebut direncanakan memiliki lebar 15 meter.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi eksisting lebar jalan di sepanjang koridor Jalan Maransi bervariasi antara 3,4 hingga 6 meter. Selain itu, sebagian ruang di sekitar badan jalan dimanfaatkan untuk berbagai aktivitas, seperti bangunan, pedagang kaki lima, dan parkir kendaraan. Kondisi tersebut berpotensi mengurangi ruang efektif jalan dan berdampak terhadap kinerja lalu lintas.
Berdasarkan hasil penelitian, Kelvin merekomendasikan perlunya pengelolaan ruang milik jalan (Rumija) secara lebih baik melalui pengendalian pemanfaatan ruang, pemulihan fungsi drainase, serta peningkatan geometrik jalan pada sejumlah segmen yang dinilai kritis.
Keikutsertaan Kelvin dalam forum internasional tersebut menjadi bagian dari pengalaman akademik sekaligus wadah bagi mahasiswa untuk mempresentasikan hasil penelitian pada forum ilmiah yang melibatkan perguruan tinggi dan institusi dari dalam maupun luar negeri. Kegiatan ini juga mendukung penguatan budaya riset dan pembelajaran berbasis pengalaman di lingkungan Universitas Bung Hatta.
Penelitian ini berkaitan dengan SDG 9 melalui penguatan infrastruktur dan penelitian bidang teknik sipil, SDG 11 melalui upaya mendukung sistem transportasi dan tata ruang perkotaan yang lebih berkelanjutan, serta SDG 4 melalui penguatan pendidikan tinggi dan pengalaman akademik mahasiswa dalam forum ilmiah internasional.