Prodi Manajemen FEB Hadirkan   GUEST LECTURE dari UTM Berita Terbaru
Kamis, 02 April 2026
Indrawadi

Prodi Manajemen FEB Hadirkan GUEST LECTURE dari UTM

Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis kembali menghadirkan suasana pembelajaran yang inspiratif melalui kegiatan guest lecture bertema Bisnis Internasional dengan menghadirkan narasumber dari Dr. Moh. Zulfabli Hasan dari Universiti Teknologi Malaysia di Kampus II Universitas Bung Hatta Jl.Bagindo Aziz Chan, ByPass Aia Pacah, 31/3/26.

 Kuliah tamu ini menghadirkan dari Universiti Teknologi Malaysia tersebut merupakan  bagian dari upaya prodi dalam memperkaya wawasan global mahasiswa serta memperkuat perspektif internasional dalam dunia bisnis yang semakin kompetitif.

Dalam kesempatan tersebut, Dr. Moh. Zulfabli Hasan menyampaikan dan membagikan pengalaman dan pengetahuan terkait dinamika bisnis lintas negara, strategi ekspansi pasar global, serta tantangan dan peluang yang dihadapi pelaku usaha di era globalisasi. Materi yang disampaikan mencakup praktik nyata di kawasan Asia Tenggara, termasuk integrasi ekonomi regional dan adaptasi budaya dalam menjalankan bisnis internasional.

Ketua Program Studi Manajemen, Dr. Zeshasina Rosha, SE.,M.Si  dalam sambutannya menyampaikan, bahwa kegiatan guest lecture ini merupakan bagian dari komitmen prodi dalam menghadirkan pembelajaran berbasis internasional.

Disebutkan Zeshasina, bahwa pihaknya terus berupaya menghadirkan pengalaman belajar yang tidak hanya teoritis, tetapi juga aplikatif dan berwawasan global. Kehadiran narasumber dari luar negeri diharapkan mampu memperluas cakrawala berpikir mahasiswa.

Sementara itu Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Dr. Listiana Sri Mulatsih, SE.,MM, dalam kesempatan itu  menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini sebagai bagian dari upaya internasionalisasi pendidikan.

Dijelaskan Dekan, bahwa kegiatan guest lecture ini merupakan langkah nyata dalam menghadirkan atmosfer akademik bertaraf internasional di lingkungan kampus.

Ia berharap, berharap mahasiswa tidak hanya memahami konsep bisnis secara lokal, tetapi juga memiliki perspektif global yang kuat untuk menghadapi tantangan dunia kerja ke depan.(*)