Fakultas
Prof. Dr Diana Kartika Lolos Program Hilirisasi Riset Strategis Kemdiktisaintek Melalui Aplikasi Likari
Prof. Dr. Diana Kartika, dosen Sastra Jepang Fakutlas Ilmu Budaya Universitas Bung Hatta beserta tim berhasil lolos dalam Program Hilirisasi Riset Strategis Skema Sinergi Batch 2 Tahun 2026 melalui pengembangan Aplikasi Likari, sebuah inovasi hasil riset yang diarahkan untuk memasuki tahap hilirisasi dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Program Hilirisasi Aplikasi Likari ini diketuai oleh Prof. Dr. Diana Kartika, dengan anggota tim Dr. Karmila Suryani, S.Kom., M.Kom., Oslan Amril, S.S., M.Si., Tienn Immerry, S.S., M.Hum., dan Heru Alimudin Yahya.
Keberhasilan tersebut ditandai dengan undangan kepada Prof. Dr. Diana Kartika untuk mengikuti Verifikasi dan Kelayakan Anggaran (VEKA) Program Hilirisasi Riset Strategis Skema Sinergi Batch 2 pada 19 Oktober 2026. Tahapan ini merupakan bagian dari proses evaluasi program yang diselenggarakan Direktorat Hilirisasi dan Kemitraan, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
Undangan tersebut disampaikan melalui surat Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Nomor 960/DST/C4/AL.04.01/2026 tertanggal 15 Oktober 2026 tentang Undangan Peserta VEKA Program Hilirisasi Riset Strategis Skema Sinergi Batch 2.
Aplikasi Likari menjadi bagian penting dalam perjalanan riset Prof. Dr. Diana Kartika menuju tahap hilirisasi. Pengembangan aplikasi tersebut menunjukkan upaya Universitas Bung Hatta dalam mendorong hasil penelitian tidak hanya berhenti pada publikasi atau lingkungan akademik, tetapi dapat dikembangkan menjadi inovasi yang aplikatif dan dimanfaatkan oleh masyarakat.
Direktur Riset-Inovasi, Pengabdian Masyarakat dan Kemitraan (RIPKA) Universitas Bung Hatta, Dr. Ir. Henry Nasution, S.T., M.T., IPP, menyampaikan lolosnya riset Aplikasi Likari dalam program hilirisasi strategis nasional merupakan capaian yang membanggakan sekaligus menjadi peluang untuk memperkuat proses pengembangan inovasi di Universitas Bung Hatta.
“Program hilirisasi menjadi ruang penting untuk membawa hasil riset menuju pemanfaatan yang lebih luas. Lolosnya Aplikasi Likari pada tahapan ini menunjukkan novasi yang dikembangkan memiliki peluang untuk terus diperkuat, baik dari sisi teknologi, implementasi maupun kebermanfaatannya,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Rektor III Bidang Riset, Inovasi dan Kerjasama Universitas Bung Hatta, Dr. Zulherman, S.T., M.Sc., mengatakan bahwa capaian tersebut sejalan dengan komitmen Universitas Bung Hatta untuk memperkuat ekosistem riset dan inovasi. Menurutnya, hilirisasi merupakan salah satu langkah strategis agar hasil penelitian dosen dapat memberikan dampak nyata sekaligus meningkatkan kontribusi perguruan tinggi dalam menyelesaikan berbagai persoalan di masyarakat.
“Universitas Bung Hatta terus mendorong agar riset dan inovasi yang dihasilkan dosen memiliki nilai manfaat dan dapat diimplementasikan. Aplikasi Likari menjadi salah satu contoh bagaimana hasil riset diarahkan menuju tahap hilirisasi dan pemanfaatan yang lebih luas,” katanya.
Keikutsertaan Prof. Dr. Diana Kartika dalam tahapan VEKA juga menjadi bagian dari penguatan reputasi Universitas Bung Hatta di bidang riset dan inovasi. Proses verifikasi dan kelayakan anggaran menjadi tahapan penting untuk memastikan kesiapan program, termasuk aspek perencanaan dan dukungan pembiayaan dalam pengembangan Aplikasi Likari.
Pengembangan dan hilirisasi Aplikasi Likari juga memiliki keterkaitan dengan SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 9 (Industri, Inovasi dan Infrastruktur), dan SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui pengembangan inovasi pendidikan berbasis riset dan teknologi. melalui peluang kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dunia usaha, dan pemangku kepentingan dalam proses hilirisasi inovasi.