Berita Terbaru
Jumat, 05 Desember 2008
Universitas Bung Hatta
Rektor UBH Menghimbau Tanam Pahon
Rektor Universitas Bung Hatta, Prof. Dr. Ir. Hafrijal Syandri MS mengajak masyarakat kampus menanam pohon untuk menghijaukan lahan kampus, sekaligus mencapai sasaran mewujudkan pembangunan berkelanjutan lahan menjadikan kampus hijau, dalam rangka penanaman serentak seratus juta pohon 2008 dalam rangka 100 tahun Kebangkitan
Menurut Hafrijal, menanam dan memelihara pohon diharapkan dapat rnemberikan sumbangan pemulihan kerusakan sumber daya alam. Pemerintah berdasarkan Keputusan Presiden JRI No.24 Tahun 2008 menetapkan tentang penetapan 28 November sebagai Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) clan Desember sebagi Bulan Menanam Nasional (BMN). Dari kegiatan hari penanaman pohon diharapkan mampu meningkatkan kepedulian dan rasa cinta kepada kampus dengan mewujudkan kampus hijau" sekaligus membangun budaya sadar menanam pohon sebagai sikap hidup bangsa,", tegasnya
Jumlah bibit yang ditanam di dikampus I dan III mencapai 15.00 antara lain ketaping, mahoni, manggis, mangga dan alfukat. Penanaman pohon akan berdampak pada penambahan lahan hijau di dalam dan di luar kawasan hutan, termasuk di kampus sehingga mampu memberikan fungsi perlindungan estetika dan penyerapan karbon.
Masyarakat kampus akan mendapatkan manfaat dari kegiatan penanaman pohon yaitu menciptakan suasana lingkungan kampus yang kondunsif. Suasana lingkungan kampus yang kondunsif dapat dilihat dari dua sisi yaitu lingkungan fisik dan non fisik, lingkungan fisik di luar gedung termasuk suasana lingkungan yang hijau, indah, dan asri karena adanya aneka keragaman tanaman rindang, berbunga dan berbuah yang tertata apik clan terpelihara.
Lingkungan non fisik termasuk aktivitas,' interaksi, sikap dan perilaku, perasaan dan keterlibatan manusia di dalam kampus. Suasana kampus yang kondunsif tidak saja dari adanya pohon, tetapi juga dicerminkan oleh parkir kenderaan yang teratur, tong sampah yang tersedia sebagai bukti kampus berwawas lingkungan.
Gerakan ini, kata Rektor , diharapkan dapat diikuti masyarakat dan keluarga dengan melakukan penanarnan, dan pemeliharaan tanarnan untuk ketahanan keluarga di lingkungan masing-masing.