Berita Terbaru
Kamis, 11 Agustus 2005
Universitas Bung Hatta
Tiga Mahasiswa UBH Diundang Menpora
Tiga mahasiswa Universitas Bung Hatta (UBH) mewakili Sumbar dalam ”Kapal Pemuda Nusantara III” yang digelar Kementerian Negara Pemuda dan Olahraga RI.
Acara yang berlangsung dari tanggal, 8-4 September 2005 ini, memiliki misi pengenalan kelautan terhadap generasi muda. Ketiga mahasiswa tersebut berasal dari Fakultas Perikanan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Bung Hatta.
Pembantu Dekan III FPIK Ir H Mas Eriza MP ketika ditemui ruang kerjanya Rabu (10/8) mengatakan, tahun ini ditambah dua orang, sedangkan tahun sebelumnya hanya satu orang. Di dalam kegiatan ini nantinya para peserta akan memperkenalkan budaya daerah masing-masing dan unjuk kebolehannya dalam dunia bahari. ”Untuk Fakultas Perikanan sendiri ini secara tidak langsung merupakan ajang promosi ke daerah lain,” tambahnya lagi.
Mereka yang dapat kesempatan ini adalah, Yasser Arafat mahasiswa Pemanfaatan Sumber Daya Perikanan (PSP), David Hendra mahasiswa Budi Daya Perairan (BDP), dan Ainul Mardiah mahasiswa PSP. Kegiatannya sendiri akan diadakan di beberapa daerah di antaranya Cibubur-Jakarta Timur, di Muara Baru-Jakarta Utara, Pontianak-Kalbar, Samarinda-Kaltim, juga di Istana Negara Jakarta pada 17 Agustus mendatang mengikuti acara penurunan Bendera Merah Putih. Mereka dipilih melalui Dinas Pendidikan Sumatera Barat.
Hal ini bertujuan untuk mengembangkan wawasan dan keterampilan pemuda dalam kelautan. Syarat peserta dalam mengikuti kegiatan ini di antaranya belum menikah, berminat dalam bidang kelautan dan memiliki keterampilan di bidang kelautan, dan berminat untuk berwirausaha di bidang kelautan. Kapal Pemuda Nusantara III ini diikuti oleh peserta putra 65 orang, dan putri 65 orang. Total 120 orang. Terdiri mahasiswa, anak nelayan dari seluruh Indonesia.
Sebelumnya, iven ini pertama dikenal pada tahun 1986. Sejak 2003-2004 dihandle Dirjen Pendidikan, 2005 dihandle oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga bekerja sama dengan TNI Angkatan Laut. Acara dibuka Menteri Kelautan dan KSAL di Muara Baru Jakarta. ”Kita akan banyak berhubungan dengan nelayan, sebagai orangtua angkat, meninjau kegiatan dan usaha perikanan,” ungkap M Yasser Arafat, putra sulung Sutan Zaili Asril, penanggung jawab Harian Pagi Padang Ekspres ini ketika dihubungi via selulernya, kemarin. Sumber : (cr2/hry)padangekspres.com