Tiga Program Studi UBH Dapat PHK A-2 Berita Terbaru
Minggu, 06 Februari 2005
Universitas Bung Hatta

Tiga Program Studi UBH Dapat PHK A-2

Tiga program studi di Universitas Bung Hatta (UBH) berhasil mendapatkan Program Hibah Kompetisi (PHK) A-2 dari Dirjen Pendidikan Tinggi (Dikti). Ketiga program studi tersebut adalah Teknik Industri dengan judul proposal “Program Peningkatan Kemampuan Profesional dan Wirausaha Lulusan Teknik Industri”, program studi Teknik Arsitektur dengan judul proposal “Dari Teknik Arsitektur Menuju Disain arsitektur dan Disain Engineering”, serta program studi pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan dengan judul proposal “Peningkatan kualitas Lulusan”. Menurut Kepala Bagian Humas UBH, Indrawadi, yang ditemui di ruang kerjanya Rabu (22/9), secara keseluruhan ada 81 proposal yang dinyatakan lolos seleksi, dan 3 diantaranya berasal dari UBH. Mengutip Pembantu Rektor I UBH Nasfryzal Carlo, Indrawadi menjelaskan, Dirjen Dikti sendiri pada 23 Juli lalu telah menerima 298 proposal PHK A-2. Dari jumlah tersebut, setelah dilakukan seleksi ketat, kemudian dinyatakan hanya 81 yang berhak menerima bantuan hibah. KE-81 unit pengusul ini, kata Carlo, akan dikunjungi oleh DIKTI antara 28 September sampai 29 Oktober 2004 mendatang. Di UBH sendiri, jelas Carlo, tim reviewer internal telah lebih dulu melakukan seleksi ketat terhadap proposal yang akan dikirimkan ke Dikti. Penyeleksian ini dilakukan agar proposal yang dikirim benar-benar terjamin dan bermutu. Proses seleksi yang dilakukan tim reviewer internal UBH ini, tetap mengacu kepada petunjuk yang dikeluarkan Dikti, diantaranya menetapkan bahwa poin minimal bagi yang lulus seleksi akhir adalah 650. Pada seleksi internal tersebut, 6 proposal dinyatakan lulus seleksi dan berhak untuk dikirimkan ke DIKTI. “Meskipun dalam hibah kompetisi A-2 ini yang akan dibiayai Dikti hanya 3 program studi, namun kita tetap mengirimkan 6 program studi,” ungkapnya. Selain yang lulus pada seleksi Dikti, program studi yang dinyatakan lolos dalam seleksi internal adalah Jurusan Akuntansi dengan nilai 705, yang mengajukan proposal berjudul “Peningkatan Citra dan Efisiensi Jurusan serta Interaksi Civitas Akademika”, Jurusan Sastra Inggris dengan nilai 667 dan judul proposal “Peningkatan Kualitas Proses Belajar Mengajar dan Mutu Lulusan”, Jurusan Teknik Industri dengan nilai 665 serta Jurusan Teknik Elektro dengan nilai 650 dengan proposal berjudul “Peningkatan Efektifitas Pembelajaran untuk Menghasilkan Lulusan Berbasis Kompetensi”. Carlo menjelaskan, program hibah ini merupakan program pendanaan kompetitif yang dirancang berdasarkan paradigma baru Dikti. Untuk program hibah jenis A-2 tersebut, ditujukan bagi peningkatan efisiensi internal bagi program studi yang mempunyai akreditasi B, dan besar bantuan mencapai Rp 500 juta untuk setiap program studi selama 3 tahun. (Nanang)