Fakultas
Tim Debat FEB Universitas Bung Hatta Tampil di Padang TV Bahas Masa Depan AI
Tim Debat Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Bung Hatta membawa gagasan akademik ke ruang publik melalui ajang debat di Padang TV pada 24 September 2026.
Dalam forum tersebut, mereka berhadapan dengan tim debat Universitas Andalas untuk membahas isu perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) melalui tema “AI: Meningkatkan Kecerdasan atau Mematikan Budaya Berpikir?”.
Tim debat ini terdiri atas Rayyan Minang Pratama dari Program Studi Akuntansi, Igra Aswiral dari Program Studi Manajemen dan Shaumil Hamidah dari Program Studi Ekonomi Pembangunan.
Dalam perdebatan antara tim FEB Universitas Bung Hatta dan Universitas Andalas, mahasiswa mengulas isu AI tidak hanya dari aspek kemudahan teknologi, tetapi juga dari perspektif kecerdasan manusia, kreativitas, daya kritis, kemandirian berpikir, serta tanggung jawab dalam memanfaatkan teknologi. Dr. Desri Nora, S.Pd., M.Pd., hadir sebagai panelis yang turut memberikan perspektif dalam jalannya debat.
Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Bung Hatta, Dr. Hj. Listiana Sri Mulatsih, S.E., M.M., mengapresiasi kesempatan yang diberikan kepada mahasiswa untuk tampil dalam forum publik dan berdiskusi bersama mahasiswa dari perguruan tinggi lain.
Menurutnya, mahasiswa tidak hanya perlu menguasai pengetahuan sesuai bidang keilmuan, tetapi juga harus memiliki keberanian menyampaikan gagasan serta kemampuan mempertanggungjawabkan argumentasi dalam menghadapi perspektif yang berbeda.
“Mahasiswa FEB tidak hanya kita dorong untuk menguasai ilmu sesuai bidangnya, tetapi juga memiliki kemampuan berpikir kritis, berkomunikasi, dan menyampaikan gagasan. Forum debat seperti ini menjadi pengalaman yang sangat berharga karena mahasiswa belajar menghadapi perspektif yang berbeda dan mempertanggungjawabkan argumentasinya,” ujar Listiana.
Bagi FEB Universitas Bung Hatta, keikutsertaan mahasiswa dalam forum debat di media televisi menjadi bagian dari pengalaman pembelajaran yang mempertemukan kemampuan akademik dengan praktik komunikasi di ruang publik. Kemampuan menyampaikan gagasan secara sistematis, merespons pandangan berbeda, serta membangun argumentasi menjadi kompetensi penting yang dapat mendukung kesiapan mahasiswa menghadapi dunia profesional.
Isu AI juga memiliki keterkaitan yang kuat dengan bidang ekonomi dan bisnis. Transformasi digital telah memengaruhi berbagai sektor, mulai dari akuntansi, manajemen, kewirausahaan, hingga perubahan kebutuhan kompetensi di dunia kerja. Karena itu, pembahasan mengenai AI menjadi relevan bagi mahasiswa untuk memahami peluang sekaligus tantangan yang muncul dari perkembangan teknologi.
Ketua BEM FEB Universitas Bung Hatta, Rama Fakhrezi Pratama, mengatakan kehadiran tim debat dalam program Padang TV menunjukkan semangat mahasiswa dari tiga program studi untuk membawa wawasan akademik ke ruang publik.
“Penampilan tim debat FEB Universitas Bung Hatta di Padang TV menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk menyampaikan gagasan akademik sekaligus belajar berhadapan dengan perspektif yang berbeda. Tiga mahasiswa dari tiga program studi membawa satu pesan penting: teknologi boleh semakin cerdas, tetapi manusia tetap harus mampu berpikir,” ujarnya.
Kegiatan ini juga mendukung SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan kemampuan berpikir kritis, komunikasi, dan pembelajaran mahasiswa di luar ruang kelas.