Tim UBH, Siapkan Desain Bangunan Bagi Korban Pasca Gempa Berita Terbaru
Jumat, 09 Maret 2007
Universitas Bung Hatta

Tim UBH, Siapkan Desain Bangunan Bagi Korban Pasca Gempa

Guna meringankan beban penderitaan para korban gempa yang meluluhlantakan sebagian Sumatera Barat, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas bung Hatta , menyiapkan desain mendukung rekonstruksi rumah tahan gempa untuk rumah warga yang rusak. Salah seorang anggota tim, Ir. I. Nengah Tela.MS.c, mengatakan sebelum menyiapkan desain yang cocok dan sesuai dengan karakateristik daerah bencana, tim terlebih dahulu akan turun kelapangan dan posko-posko bencana untuk mendata rumah-rumah yang harus disiapkan desainnya. Dengan terkumpulnya data-data yang akurat, tim nantinya akan menyiapkan desain bagunan yang tahan gempa untuk diserahkan kepada para donor dan Pemda. Lebih jauh Nengah mengatakan, tim juga siap untuk memberikan dukungan teknis bangunan tahan gempa, dan persyaratan teknis bagi masyarakat yang membutuhkannya. Layanan yang disediakan berupa pemberian konsultasi dan informasi bangunan tahan gempa, pelatihan, penggambaran denah rumah, penyuluhan bangunan tahan gempa, penyiapan persyaratan IMB, perencanaan RAB, penggunaan material daur ulang, sanitasi, dan sebagainya. Pelayanan tersebut diberikan dengan cuma-cuma oleh mahasiswa dan dosen Jurusan Teknik Sipil Universitas Bung Hatta. Dengan kebutuhan informasi bangunan tahan gempa dan pemenuhan persyaratan IMB yang sangat banyak dari masyarakat, maka diharapkan Pemerintah Propinsi perlu untuk memperluas layanan semacam ini. Pusat informasi yang akan dikembangkan berupa IMB yang cepat bagi masyarakat. Pusat informasi diharapkan bisa menjadi tempat bertanya bagi masyarakat yang membutuhkan informasi tentang bangunan, termasuk layanan-layanan yang diperlukan untuk memenuhi persyaratan IMB. Untuk memperluas pengetahuan dan ketrampilan masyarakat akan bangunan tahan gempa dan aspek-aspek teknis lainnya, akan dilakukan pelatihan kader bagi lembaga-lembaga non formal yang ada di masyarakat seperti Karang Taruna, LKMD, dan Musdes. Dengan informasi yang lengkap dan pelatihan yang memadai, diharapkan masyarakat akan bisa membangun kembali rumah mereka dengan lebih baik, lebih layak huni, lebih kuat, tahan gempa dan lebih sehat dengan anggaran yang ada. Saat keadaan keuangan telah lebih baik, nantinya masyarakat tentu akan memperluas rumah mereka. Perluasan tersebut diharapkan tetap memenuhi persyaratan teknis bangunan tahan gempa. Sementara para kader yang telah dilatih diharapkan akan bisa memberikan dukungan teknis bagi warga setempat tentang bangunan tahan gempa dan IMB.